LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Rumah terendam banjir, warga Samarinda waspada kemunculan buaya

Buaya jenis muara, ditemukan warga di tengah genangan banjir, di Simpang Pasir kecamatan Palaran, Kamis (22/3) pagi. Beruntung warga yang melihatnya, bergegas mengepung dan menangkap buaya itu.

2018-03-23 04:00:00
Banjir
Advertisement

Ribuan rumah di 3 kecamatan di Samarinda, Kalimantan Timur, terendam banjir sampai Kamis (22/3) sore dengan ketinggian air bervariasi hingga 1,5 meter. Warga pun siaga, khawatir buaya berkeliaran di pemukiman, ikut terseret arus banjir.

Buaya jenis muara, ditemukan warga di tengah genangan banjir, di Simpang Pasir kecamatan Palaran, Kamis (22/3) pagi. Beruntung warga yang melihatnya, bergegas mengepung dan menangkap buaya itu.

"Benar, ditemukan di kawasan Simpang Pasir di Palaran, dekat sekitaran GOR Palaran tadi pagi, sekitar jam 9," kata salah seorang relawan kebencanaan, Lana, kepada merdeka.com, Kamis (22/3) sore.

Advertisement

Sebagian permukiman di kawasan Simpang Pasir, pagi tadi memang ikut terendam banjir, pascaguyuran hujan deras sejak Rabu (21/3) malam kemarin. Buaya yang ditangkap warga itu, sementara diamankan warga.

"Yang jelas, kami siaga, waspada kemungkinan muncul buaya lainnya, yang kemungkinan terseret arus. Enggak cuma satu buaya ini, kemungkinan ada buaya lain," ujar Lana.

Sementara, salah satu koordinator relawan kebencanaan Joko Iswanto telah meminta relawan, untuk terus siaga membantu warga, disamping upaya serupa dilakukan petugas kepolisian. "Saya sudah minta ke teman-teman, secara bergantian, relawan bantu warga yang memerlukan bantuan. Kita lakukan giat kemanusiaan," kata Joko.

Advertisement

"Apalagi tadi pagi ada temuan buaya. Jadi, semua tanpa terkecuali sama-sama waspada ya kemungkinan buaya terseret arus banjir," tambah Joko.

Pantauan merdeka.com sampai dengan pukul 17.45 Wita sore ini, banjir masih merendam kawasan Rapak Dalam di Samarinda Seberang, kawasan Tani Aman dan Simpang Tiga di Loa Janan Ilir serta di Loa Buah di kecamatan Sungai Kunjang.

Tidak kurang 2.500 rumah terendam, masih dengan ketinggian air bervariasi hingga 1,5 meter. Perahu karet antara lain baik dari BPBD, Polri, Basarnas, relawan kebencanaan, diterus difungsikan untuk membantu warga. Sementara, cuaca jelang petang ini, kota Samarinda kembali berselimut awan mendung.

"Kita jaga-jaga, waspada kalau malam ini kembali turun hujan," kata Samsudin, warga Jalan KH Harun Nafsi, Rapak Dalam, kepada merdeka.com.

Baca juga:
Banjir dua kecamatan di Mamuju, satu polisi luka parah saat tolong warga
Banjir rendam 2.000 rumah di Samarinda, ratusan polisi dikerahkan untuk evakuasi
Diguyur hujan hampir 12 jam, lebih 1.000 rumah di Samarinda terendam banjir
Cuaca ekstrem, waspadai kemunculan ular pemangsa ternak warga
Lumpur sisa banjir genangi 20 rumah di Cicaheum Bandung
Tak ingin Istana banjir, Sandiaga libatkan polisi buru pembuang kulit kabel

(mdk/rzk)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.