RSUD Cengkareng & Pasar Minggu Diajukan Jadi RS Rujukan Pasien Covid-19
Untuk kedua calon RS rujukan itu, dia menyatakan masih menyiapkan ruang isolasi untuk pasien yang terjangkit virus Corona. Sebab pasien yang berstatus pengawasan ataupun positif virus Corona harus dirawat secara terpisah.
Pemprov DKI berencana menambah rumah sakit rujukan pasien dalam pengawasan dan positif virus corona atau Covid-19. Dua rumah sakit yang diajukan ke Kementerian Kesehatan (Kemenkes) yakni RSUD Cengkareng dan Pasar Minggu.
Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) DKI Jakarta, Widyastuti menyatakan dua rumah sakit itu yakni RSUD Pasar Minggu dan Cengkareng. Dia menyebut kedua rumah sakit tersebut dianggap dapat melengkapi tiga rumah sakit rujukan yang ditetapkan Kemenkes.
Ketiga RS rujukan yang ditetapkan Kemenkes yakni RSPI Sulianti Saroso Jakarta Utara, RSPAD Jakarta Pusat dan RSUP Persahabatan Jakarta Timur.
"Tiga rumah sakit itu sudah tersebar di tiga wilayah Jakarta, maka kami usulkan RSUD Cengkareng di Jakarta Barat dan RSUD di Pasar Minggu. Kedua RSUD ini diharapkan memaksimalkan pelayanan untuk masyarakat, kata Widyastuti di Balaikota, Jakarta Pusat, Rabu (4/3).
Untuk kedua calon RS rujukan itu, dia menyatakan masih menyiapkan ruang isolasi untuk pasien yang terjangkit virus Corona. Sebab pasien yang berstatus pengawasan ataupun positif virus Corona harus dirawat secara terpisah.
"Kami juga akan menyiapkan ruang isolasinya (untuk RSUD Pasar Minggu dan Cengkareng)," jelasnya.
Sebelumnya, Presiden Joko Widodo atau Jokowi telah menyatakan dua orang warga negara Indonesia telah positif terjangkit virus Corona atau Covid-19. Keduanya saat ini mendapatkan perawatan di Rumah Sakit Pusat Infeksi (RSPI) Sulianto Saroso, Jakarta Utara.
Pasien positif corona itu merupakan seorang ibu umur 64 tahun dan anaknya berusia 31 tahun. Mereka positif terjangkit setelah adanya laporan warga negara Jepang yang dinyatakan positif usai berkunjung ke Indonesia.
"Begitu ada informasi bahwa orang Jepang yang ke Indonesia kemudian tinggal di Malaysia dan dicek di sana positif Corona, tim dari Indonesia langsung telusuri. Orang Jepang ke Indonesia bertamu ke siapa, bertemu siapa ditelusuri dan ketemu. Ternyata orang yang terkena virus Corona berhubungan dengan dua orang (yang positif corona)," kata Jokowi di Istana Negara, Jakarta, Senin (2/3).
Setelah pengumuman itu, Menteri Kesehatan (Menkes) Terawan langsung meninjau langsung lokasi di rawatnya kedua pasien positif Corona tersebut.
Reporter: Ika Defianti
Sumber: Liputan6.com
Baca juga:
Bandara El Tari Tambah Thermal Scanner di Terminal Kedatangan
Hadapi Virus Corona, Pemerintah Siapkan Paket Stimulus Jilid 2
Wapres Imbau Masyarakat Tak Panic Buying, Kebutuhan Pokok Sudah Disiapkan Pemerintah
Indonesia Positif Corona, Masyarakat Kota Malang Borong Masker
Melihat Ruang Isolasi Pasien Virus Corona di RSUP Persahabatan