Roymardo bunuh dosen karena dendam dikasih nilai jelek
Tersangka mengaku selalu dimarahi korban.
Motif pembunuhan dosen Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU), Hj Nur'ain Lubis (63), mulai terungkap. Tersangka pelaku, Roymardo Sah Siregar (21) mengaku melakukan perbuatan itu karena dendam sering dimarahi.
"Dari hasil pemeriksaan sejak tadi malam terhadap tersangka Roy, ini diketahui, motifnya adalah dendam terhadap korban," kata Kapolresta Medan Kombes Pol Mardiaz Kusin Dwihananto, Selasa (3/5).
Mardiaz mengatakan, tersangka mengaku selalu dimarahi korban. Dia pun sering disuruh keluar kelas karena tidak membawa buku dan mengenakan kaos saat mata kuliah korban.
Selain itu, Hj Nur'ain Lubis juga merupakan salah seorang dosen pembimbing pada Praktik Pengalaman Lapangan (PPL). "Tersangka diancam akan diberikan nilai jelek atau tidak diluluskan jika tidak mengubah perilakunya," jelas Mardiaz.
Karena dendam, tersangka berniat menghabisi Hj Nur'ain Lubis. "Menurut pengakuan tersangka ada niat menghabisi dosen ini sehingga dari rumah sudah membawa pisau bergagang kayu," jelas Mardiaz.
Seperti diberitakan, tersangka Roymardo terancam dikenakan pasal pembunuhan berencana. "Kita kenakan Pasal 340 KUHP, pasal pembunuhan berencana ini persangkaan primair. Nanti subsidairnya Pasal 338 KUHP, bisa juga dikenakan Pasal 351 ayat (3), bergantung pemeriksaan lanjutan," pungkas Mardiaz.
Roymardo Sah Siregar (21) menikami dosennnya Hj Nur'ain Lubis (63) di toilet FKIP UMSU, Senin (2/5). Perempuan itu sempat dilarikan ke RS Imelda Pekerja Merdeka, namun dia tidak mampu bertahan.
Baca juga:
Polisi masih selidiki motif pembunuhan dosen UMSU
Dosen UMSU dibunuh mahasiswanya, perkuliahan diliburkan 2 hari
Roymardo pakai pisau dan martil buat bunuh dosen UMSU
Roymardo membabi buta, tikam dosen UMSU 10 kali di leher
Rektor UMSU pecat Roymardo Siregar mahasiswa pembunuh dosen
4 Fakta mahasiswa di Medan gorok leher dosen sendiri