Roymardo membabi buta, tikam dosen UMSU 10 kali di leher
Merdeka.com - Polisi terus menyelidiki kasus pembunuhan terhadap Hj Nur'ain Lubis (63), dosen FKIP Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU). Berdasarkan pemeriksaan pelaku diketahui menikam leher korban hingga 10 kali.
"Dari hasil visum yang dilakukan, pelaku menikam korban 10 kali di bagian leher," kata Kapolresta Medan Kombes Pol Mardiaz Kusin Dwihananto, Selasa (3/5).
Selain itu terdapat 3 luka sayatan di lengan kiri Nur'ain. Ditemukan pula luka di jari telunjuk kiri dan kelingking kirinya. Korban diduga mencoba menangkis tikaman pisau pelaku. "Juga ada luka di dahi, diduga karena korban meronta," sambung Mardiaz.
Sebelumnya, pembunuhan sadis terjadi di Kampus FKIP UMSU, Jalan Mukhtar Basri, Medan, Senin (2/5). Mahasiswa bernama Roymardo Sah Siregar (21) menikam dosennya Hj Nur'ain Lubis. Mantan dekan itu tewas. Usai membunuh, pelaku sempat kabur dalam keadaan basah kuyup setelah melakukan aksinya di toilet Fakultas KIP. Dia bahkan sempat berkilah basah karena keran air bocor.
"Awalnya saya dengar ada jeritan perempuan dari toilet FKIP. Saya datang ke sini dari gedung ekonomi. Sampai di sini toilet terkunci. Ada 3 CS (cleaning service) yang di luar pintu, namun mereka tak berani masuk," kata Syarif (54), saksi mata yang merupakan penjaga gedung Fakultas Ekonomi UMSU.
Syarif memberanikan diri mendobrak pintu. Dari dalam dia melihat Roymardo basah kuyup. "Dia basah, seperti memasukkan sesuatu ke celananya. Tapi enggak tahu masukkan apa. Waktu ditanya, dia bilang keran bocor, langsung lari dia," ujar Syarif.
Melihat Roymardo kabur, Syarif langsung mengejarnya. Dia spontan melakukan tindakan itu karena pelaku sudah diteriaki sebagai pemerkosa.
(mdk/rhm)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya