Rizki Juniansyah Cetak Rekor Dunia di SEA Games, Presiden Prabowo Umumkan Kenaikan Pangkat Jadi Kapten
Presiden Prabowo memberi apresiasi khusus kepada lifter Rizki Juniansyah yang memecahkan rekor dunia di SEA Games ke-33 Thailand dan mendapat kenaikan pangkat.
Presiden Prabowo Subianto menyampaikan penghargaan khusus kepada atlet angkat besi Rizki Juniansyah yang berhasil memecahkan rekor dunia pada ajang SEA Games ke-33 di Thailand.
Apresiasi tersebut disampaikan dalam acara penyerahan bonus atlet di Istana Negara, Jakarta, Kamis (8/1/2026).
“Saya juga terima kasih atlet kita juga ada yang memecahkan rekor dunia, ya? Saudara Rizki mana? Rizki Juniansyah,” kata Prabowo di hadapan para atlet dan pelatih nasional.
Naik Pangkat Jadi Kapten
Dalam kesempatan itu, Prabowo mengungkapkan bahwa Rizki memperoleh kenaikan pangkat dua tingkat di lingkungan TNI. Rizki yang sebelumnya berpangkat Letnan Dua kini resmi menyandang pangkat Kapten.
“Saudara Rizki ini waktu Olimpiade medali emas. Karena Olimpiade medali emas, direkrut ke dalam TNI dengan pangkat Letnan Dua. Di SEA Games dapat medali emas lagi dan pecahkan rekor dunia,” ujar Prabowo.
“Jadi saya dapat laporan, Panglima TNI dengan gagah menaikkan pangkat atlet ini dua tingkat. Jadi dari Letnan Dua langsung Kapten,” sambungnya.
Prabowo menilai prestasi Rizki merupakan kontribusi besar dalam mengangkat kehormatan Indonesia di kancah olahraga internasional.
“Karena anda mengakat nama kehormatan bangsa Indonesia di kancah dunia, terima kasih penghormatanmu,” ujarnya.
Pesan Presiden Usai Bagikan Bonus
Di sela acara, Prabowo sempat berkelakar dengan Rizki terkait kehidupan pribadinya. Ia juga berpesan agar bonus yang diterima para atlet digunakan secara bijak.
“Ditabung untuk nanti kalau kau kawin bisa punya rumah yang baik. Yang lain juga ditabung yang baik ya saudara-saudara,” kata Prabowo.
Sebelumnya, Presiden secara resmi menyerahkan bonus kepada atlet dan pelatih Indonesia peraih medali di SEA Games ke-33 Thailand. Menteri Pemuda dan Olahraga Erick Thohir melaporkan capaian Indonesia melampaui target perolehan emas.
“Alhamdulillah target juga di atas Pak, yang tadinya 80 emas kita mendapatkan 91 emas. Dan tentu dilengkapi dengan 111 perak dan 131 perunggu,” ujar Erick.
Erick menjelaskan, atlet peraih medali emas tunggal menerima bonus Rp1 miliar, perak tunggal Rp315 juta, dan perunggu tunggal Rp157 juta. Untuk nomor beregu, emas mendapat Rp500 juta per orang, perak Rp220,5 juta, dan perunggu Rp110,25 juta per orang.
Total anggaran bonus atlet dan pelatih mencapai Rp465,25 miliar dan telah disalurkan melalui Bank BRI.
“Tentu ini terdiri dari medali emas tunggal sebesar Rp1 miliar. Ini terbesar sepanjang sejarah juga ini karena Bapak. Terima kasih,” tutur Erick.