Rizal Ramli sebut Jokowi bisa dimakzulkan naikkan BBM
"Kebijakan Pemerintah Jokowi itu bertentangan dengan keputusan MK, karena BBM sebagai kebutuhan hidup orang banyak."
Mantan Menteri Perekonomian era Gus Dur, Rizal Ramli menyatakan kebijakan kenaikan harga BBM oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi) tak jelas dasarnya. Hal itu pun bertentangan dengan UU APBNP.
"Basis hitungan Jokowi tidak jelas dengan harga minyak mentah 80 USD. Kebijakan Pemerintah Jokowi itu bertentangan dengan keputusan MK, karena BBM sebagai kebutuhan hidup orang banyak tidak boleh dengan mekanisme pasar," kata Rizal saat menyambangi pimpinan DPR di kompleks parlemen Senayan Jakarta, Selasa (18/11).
Menurutnya atas pencabutan subsidi BBM ini, Jokowi dapat dimakzulkan oleh DPR. Namun, sebaiknya DPR menahan diri untuk melihat gebrakan apa yang akan dibuat Jokowi untuk kompensasi kenaikan BBM tersebut.
"Kalau ada yang iseng itu bisa di-impeachment. Tapi saya sarankan kepada DPR tidak usah," terang dia.
Masih menurutnya, rakyat menunggu alasan yang logis atas kenaikan BBM secara mendadak ini. Sampai saat ini argumen dari pemerintah belum dapat diterima akal sehat.
"Apa pun basis hitungan yang diungkapkan pemerintah, menkeu dan lainnya tidak transparan," pungkas dia.
Baca juga:
Ongkos ojek di kawasan Sudirman naik drastis, karyawan menjerit
Isu mogok nasional,aktivitas di Terminal Kampung Rambutan normal
Tarif angkot naik Rp 1000, angkot di Bandung tidak mogok massal
PDIP tak kaget KMP mau interpelasi Jokowi
Ratusan bus kota & angkot di Semarang mogok tuntut subsidi BBM
Penumpang terlantar karena bus mogok, Dishub Solo kerahkan 6 bus
Jokowi tanggapi santai isu sopir angkot mau demo besar-besaran