LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Riza Chalid Kembali Jadi Tersangka, Kejagung Libatkan Interpol

Kejagung terus mengejar Mohammad Riza Chalid (MRC) setelah dia kembali ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan korupsi pengadaan minyak mentah.

Jumat, 10 Apr 2026 09:14:44
kejagung
Konfrensi Pers Kejaksaan Agung (Kejagung) di Gedung Jampidsus Kejagung, Jakarta, Kamis (9/4/2026) malam. (Dok. Antara) (© 2026 Liputan6.com)
Advertisement

Kejaksaan Agung (Kejagung) menegaskan bahwa mereka akan terus mengejar Mohammad Riza Chalid (MRC) setelah yang bersangkutan kembali ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan korupsi pengadaan minyak mentah.

"Kami tetap bekerja sama dengan pihak Interpol, terutama Interpol Indonesia, untuk berupaya mendatangkan saudara MRC," ujar Direktur Penyidikan (Dirdik) pada Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Kejagung, Syarief Sulaeman Nahdi, di Gedung Jampidsus Kejagung, Jakarta, seperti dikutip dari Antara pada Jumat (10/4/2026).

Di sisi lain, Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum) Kejagung, Anang Supriatna, menyatakan bahwa Riza Chalid saat ini berada di luar negeri. Ia juga menambahkan bahwa Kejagung terus berkoordinasi dengan satuan kerja terkait, yaitu NCB Interpol Indonesia, untuk melacak keberadaan tersangka tersebut.

Pada Kamis (10/4) malam, Kejagung mengumumkan penetapan tujuh tersangka dalam kasus dugaan korupsi pengadaan minyak mentah dan produk kilang pada Pertamina Energy Trading Ltd. (Petral) untuk periode 2008-2015, termasuk di antaranya adalah Mohammad Riza Chalid (MRC) yang berperan sebagai beneficial ownership Gold Manor, VeritaOil, dan Global Energy Resources (GER).

Advertisement

Tersangka lainnya

MLY menjabat sebagai Senior Trader di Pertamina Energy Services Pte Ltd selama periode 2009 hingga 2015. Selain itu, NRD berperan sebagai Crude Trading Manager di perusahaan yang sama, Pertamina Energy Services Pte Ltd. TFK, yang sebelumnya menjabat sebagai Vice President Integrated Supply Chain (ISC) di PT Pertamina, juga memiliki jabatan terakhir sebagai Direktur Utama PT Pertamina International Shipping.

Advertisement

Namun, Riza telah terdaftar dalam Red Notice Interpol (RNI) setelah ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan korupsi terkait tata kelola minyak mentah dan produk kilang pada PT Pertamina Subholding dan Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS) untuk periode tahun 2018 hingga 2023. Kasus ini menunjukkan adanya masalah serius dalam pengelolaan sumber daya energi di Indonesia, yang melibatkan beberapa pejabat tinggi di perusahaan tersebut.

Advertisement
Berita Terbaru
  • Intip Serunya Olahraga dan Bangun Koneksi Baru di Fimelahood Fit & Fun: Indoor Cycling Day
  • Program Ngonser Bareng KapanLagi Club di Java Jazz Festival 2026, Bertemu Teman Baru dan Bikin Memori Seru
  • Prabowo Tinjau Dapur MBG di Palmerah, Cek Langsung Proses Pengolahan Makanan
  • Nadiem Baca Pleidoi, Klaim Proyek Chromebook Hemat Pengeluaran Negara Rp3,9 Triliun
  • Sujud Syukur Warnai Kepulangan Jemaah Haji Asal Sumsel ke Tanah Air
  • berita update
  • interpol
  • kejagung
  • konten ai
  • korupsi minyak mentah
  • riza chalid
Artikel ini ditulis oleh
Editor Pandasurya Wijaya
T
Reporter Tim News, Nasrul Faiz
Disclaimer

Artikel ini dihasilkan oleh AI berdasarkan data yang ada. Gunakan sebagai referensi awal dan selalu pastikan untuk memverifikasi informasi lebih lanjut sebelum mengambil keputusan.

Berita Terpopuler

Berita Terpopuler

Advertisement
Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.