Rinelda ungkap menteri ESDM terima proposal proyek listrik Papua
Rinelda mengatakan, bahwa proposal tersebut sudah diserahkan ke Menteri ESDM Sudirman Said oleh Kadis Deiyai.
Sekretaris pribadi Dewie Yasin Limpo, Rinelda Bandaso, usai menjalani pemeriksaan penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi seputar kasus penerimaan hadiah terkait usulan pengadaan pembangkit listrik berbasis mikro hydro di Deiyai, Papua. Rinelda diperiksa sekitar lima sejak pukul 13.50 hingga 17.50 WIB.
Saat ditanya perihal proposal pembangkit listrik bertenaga mikro hydro di Deiyai, Papua yang diajukan oleh Dewie Yasin Limpo, Rinelda mengatakan, bahwa proposal tersebut sudah diserahkan ke Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Sudirman Said oleh Kepala Dinas Deiyai, Irenius melalui ajudan menteri ESDM.
"Proposalnya sudah dikasih, kadis yang kasih ke ajudannya," ujar Rinelda saat keluar dari gedung KPK, Rabu (18/11).
Namun Rinelda mengaku tidak mengetahui apakah proposal itu sudah sampai ke tangan Sudirman Said atau tidak. "Oh belum, saya belum tahu itu," imbuhnya.
Sebelumnya, Menteri ESDM Sudirman Said mengatakan, telah melihat proposal tersebut. Namun proposal itu ditolak oleh dirjen Energi Baru Terbarukan Konservasi Energi (EBTKE), Rida Mulyana atas nama menteri ESDM.
Baca juga:
KPK periksa tersangka Rinelda sebagai saksi Dewi Yasin Limpo
KPK periksa Menteri Sudirman Said terkait kasus suap Dewie Limpo
KPK periksa Menteri Sudirman Said terkait kasus suap Dewie Limpo
Penuhi panggilan KPK, Menteri ESDM siap beberkan proyek Micro Hydro
KPK jadwalkan pemeriksaan Menteri ESDM pukul 16.00 Wib
Ditanya KPK berapa gaji Dewie Limpo, Sekjen DPR sebut Rp 60 juta
Sekjen DPR datangi KPK, diperiksa untuk Dewie Yasin Limpo
Sekjen DPR diperiksa KPK terkait kasus suap Dewie Yasin Limpo