Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

KPK periksa tersangka Rinelda sebagai saksi Dewi Yasin Limpo

KPK periksa tersangka Rinelda sebagai saksi Dewi Yasin Limpo Dewie Yasin Limpo diperiksa KPK. ©2015 merdeka.com/dwi narwoko

Merdeka.com - Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memeriksa Rinelda Bandaso, sekretaris pribadi Dewie Yasin Limpo. Rinelda akan dimintai keterangan seputar kasus penerimaan hadiah terkait usulan pengadaan pembangkit listrik berbasis mikro hydro di Deiyai, Papua.

Kepala Biro Humas KPK, Yuyuk Andriati mengatakan ini merupakan kali kedua Rinelda dimintai keterangan sebagai saksi.

"(Rinelda diperiksa) Untuk DYL 2 kali," ujar Yuyuk saat dihubungi merdeka.com, Rabu (18/11).

Pemeriksaan pertama, lanjut Yuyuk, yakni pada tanggal 26 Oktober 2015 lalu. Rinelda tiba digedung KPK sekitar pukul 13.15 WIB dengan mengenakan rompi tahanan oranye KPK.

Sebelumnya, Rinelda bersama dua orang pengusaha lainnya ditangkap oleh KPK pada tanggal 21 Oktober disalah satu rumah makan kawasan Kelapa Gading sekitar pukul 17.45 WIB. Penangkapan itu sqatu hari setelah tertangkap tangannya tersangka Dewie Yasin Limpo du bandara Soekarno-Hatta, Selasa malam, 20 Oktober 2015.

Dewie dicokok penyidik KPK atas dugaan telah menerima suap sebesar 177.700 dolar Singapura atau sekitar Rp 1,7 miliar terkait proyek pengembangan pembangkit listrik tenaga mikro hidro di Kabupaten Deiyai, Papua, tahun anggaran 2016.

Sejauh ini, KPK telah menetapkan 3 tersangka penerima suap yakni, Dewie Yasin Limpo, staf Dewie, yakni Bambang Wahyu Hadi, dan sekretaris pribadi Dewie bernama Rinelda Bandaso.

(mdk/rhm)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP