LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Ribuan Santri di Lamongan Gelar Salat Minta Hujan

Marzuki mengingatkan kemarau yang panjang dan berkurangnya rezeki barangkali disebabkan nikmat yang diberikan Allah yang seharusnya digunakan untuk kemaslahatan umat justru dipakai untuk maksiat.

2019-09-14 23:00:00
Musim kemarau
Advertisement

Sedikitnya 12 ribu santri Pondok Pesantren Sunan Drajat, Paciran, Kabupaten Lamongan, Jawa Timur bersama Madrasah Kader Nahdlatul Ulama (MKNU) dan Ikatan Sarjana Nahdlatul Ulama (ISNU) Jatim menggelar Salat Istisqa. Salat ini bertujuan untuk meminta kepada Allah SWT agar menurunkan hujan dan mengakhiri kemarau panjang.

Sekretaris ISNU Jatim, M Dawud mengatakan, salat dengan jumlah jemaah besar itu merupakan gagasan dari KH Abdul Ghofur, pengasuh pondok pesantren Sunan Drajat.

"Kami juga hadir untuk memberikan sumbangsih bagi masyarakat. Sholat Istisqa ini salah satu bentuknya," katanya, Sabtu (14/9).

Advertisement

Salat mulai digelar pukul 13.00 WIB di lapangan kawasan pondok di bawah terik matahari. Sebelum Salat Istisqa, didahului Salat Ghaib untuk Presiden ke-3 RI BJ Habibie. Salat dipimpin Ketua PWNU Jatim KH Marzuki Mustamar, dan dilanjutkan khotbah dan doa yang juga oleh KH Marzuki Mustamar.

Dalam khotbahnya, Marzuki mengingatkan kemarau yang panjang dan berkurangnya rezeki barangkali disebabkan nikmat yang diberikan Allah yang seharusnya digunakan untuk kemaslahatan umat justru dipakai untuk maksiat.

"Kalau saat ini terjadi kemarau panjang dan paceklik, karena kita kurang bertaqwa. Istighfar dan taubat akan mengembalikan rizki kita," jelasnya.

Advertisement

Marzuki juga mengingatkan agar masyarakat tidak mudah terpecah belah, dan saling menghujat serta menyebarkan hoax.

"Perpecahan sesama muslim, menjadi sebab turunnya azab. Bersatu dan berjemaah mendatangkan rahmat dari Allah SWT. Mari setelah Pemilu, Pilpres, Pilkada, atau Pilkades, kita bersatu lagi," tutupnya.

Sebelumnya, kekeringan melanda sejumlah wilayah di Kabupaten Lamongan akibat kemarau panjang, beberapa desa yang terdampak kekeringan di antaranya Desa Sumberagung, Kacangan di Kecamatan Modo serta Desa Sambangan dan Bulumargi di Kecamatan Babat.

Baca juga:
Keceriaan Anak-anak Kalimalang Berenang di Tengah Cuaca Panas
BMKG Prediksi Indonesia Masuk Musim Penghujan pada Awal Bulan November
Pasokan Air Bersih Menipis, Karyawan PDAM Solo Gelar Salat Minta Hujan
Bupati Tetapkan Garut Darurat Kekeringan
Hingga September, Lahan Terbakar di Sumsel Mencapai 2.200 Hektare

(mdk/fik)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.