Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Bupati Tetapkan Garut Darurat Kekeringan

Bupati Tetapkan Garut Darurat Kekeringan Garut kekeringan. ©2019 Merdeka.com

Merdeka.com - Bupati Garut, Rudy Gunawan menetapkan Kabupaten Garut darurat kekeringan. Hal tersebut dilakukan setelah 2.700 hektare lahan pertanian mengalami kekeringan.

Bupati mengatakan saat ini pihaknya tengah menyiapkan langkah agar kekeringan tidak semakin meluas dan menyebabkan meluasnya wilayah yang kekeringan.

"Sudah lebih dari 2.000 hektare lahan pertanian dan perkebunan mengalami kekeringan, padahal wilayah yang mengalami kekeringan merupakan lahan produksi," ujarnya, Kamis (12/9).

Rudy mengatakan bahwa kekeringan yang terjadi di Kabupaten Garut sudah sangat menyebar di sejumlah wilayah. "Makanya sudah SOS ini. Harus segera ditangani dengan baik," katanya.

Ia menyebut bahwa dirinya sudah mengumpulkan sejumlah dinas untuk mengatasi kekeringan di Kabupaten Garut. Apalagi secara umum 42 kecamatan yang ada di Kabupaten Garut seluruhnya rawan terjadi kekeringan, ditambah kemarau akan berlangsung sampai Oktober.

"Kita harus melakukan tindakan yang pasti berkaitan dengan air. Tapi untuk tahun depan kita rencanakan akan menyiapkan Rp 20 miliar untuk penambahan sumber air irigasi hingga pipanisasi dari sumber air ke lahan pertanian," ucapnya.

Rudy menargetkan bisa hadid 20 sumber air baru di 20 titik. Dari jumlah tersebut disebutnya ada lima sumber air yang debitnya besar. "Ada di Malangbong, Pendeuy, Banjarwangi, dan Pakenjeng," katanya.

(mdk/ded)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP