Rektor UI dukung AirAsia beri beasiswa ke anak korban
Beban keluarga dan anak korban akan menjadi lebih ringan untuk menuntaskan pendidikan.
Rektor Universitas Indonesia, Muhammad Anis menyambut baik rencana maskapai penerbangan AirAsia yang bakal menggelontorkan dana pendidikan berupa beasiswa untuk anak para korban kecelakaan QZ8501 yang masih sekolah. Rencana AirAsia tersebut diungkap oleh Presiden Direktur PT Indonesia AirAsia, Sunu Widyatmoko beberapa waktu lalu.
"Secara umum itu ide atau proposal yang patut untuk kita beri apresiasi karena itu bermanfaat, menurut kami dari dunia pendidikan," kata Anis di Kantor Wapres, Jl Medan Merdeka Utara, Jakarta Pusat, Selasa (6/1).
Anis menegaskan, tanggungjawab AirAsia dalam bentuk beasiswa tersebut dinilai efektif lantaran tidak sedikit anak dari korban yang masih duduk di bangku sekolah, baik pendidikan dasar menengah, maupun pendidikan tinggi.
"Beasiswa untuk mereka yang masih berstatus sekolah ya pasti efektif karena itu kan orangtuanya sudah tiada ya, pasti akan mendapat keringanan bagi mereka untuk melanjutkan studinya," ungkap Anis.
Baca juga:
Selain penumpang, Jasindo bayar klaim asuransi badan pesawat
AirAsia QZ8501 terbang ilegal, Jonan nonaktifkan 7 pejabat
Dua korban AirAsia nasabah Jiwasraya dapat di atas Rp 100 juta
Doa bersama di helikopter Super Puma iringi pencarian AirAsia
Lagi, 3 jenazah laki-laki korban AirAsia berhasil dikenali
OJK: Awak AirAsia tak ditanggung Jasindo dan Sinarmas