Rekonstruksi kasus pembunuhan arsitek di Depok, Asep jalani 56 adegan
Rekonstruksi kasus pembunuhan arsitek di Depok, Asep jalani 56 adegan. Kasus pembunuhannya diduga dilakukan pada awal Desember 2017. Pelakunya adalah Asep Mulyadi (20). Saat rekonstruksi, Asep terlihat menunduk.
Penyidik Ditreskrimum Unit Jatanras Polda Metro Jaya hari ini menggelar rekonstruksi pembunuhan Feri Firman Hadi (54), terjadi di Komplek Poin Mas, Rangkapan Jaya, Pancoran Mas, Depok, Jawa Barat. Feri adalah arsitek yang ditemukan tewas mengenaskan di rumahnya pada 3 Januari 2018.
Kasus pembunuhannya diduga dilakukan pada awal Desember 2017. Pelakunya adalah Asep Mulyadi (20). Saat rekonstruksi, Asep terlihat menunduk. Dia memakai baju tahanan dan peci. Begitu datang ke lokasi, Asep langsung masuk ke rumah Feri. Dalam rekonstruksi ini, tersangka menjalani 56 adegan.
Di sekitar lokasi dijaga petugas polisi bersenjata laras panjang. Warga pun memadati sekitar lokasi. "Masya Allah masih muda ya pelakunya. Enggak nyangka," kata Tika, salah satu warga yang melihat, Jumat (12/1).
Warga mengaku penasaran dengan wajah pelaku sehingga ingin melihat proses rekonstruksi. Sampai saat ini rekonstruksi masih berlangsung.
"Ingin tahu kayak apa orangnya kok tega banget sampai bunuh begitu," ucapnya.
Baca juga:
Janggal motif pembunuhan arsitek di tangan tukang pijat
Motif pembunuhan arsitek di Depok, pelaku kesal tak dipinjami Rp 200.000
Polisi tak percaya Asep bunuh arsitek karena tak dipinjami Rp 100 ribu
Sebelum tewas, Arsitek yang dibunuh tukang pijat sempat hubungi keluarga
Pembunuh Arsitek di Depok sering dipanggil korban buat pijat