LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Rebutan joget dengan biduan, sekuriti di Senen tewas dianiaya

Korban jatuh. Kepala belakang korban ternyata membentur batu, sehingga luka-luka dan berdarah dan tak sadarkan diri.

2016-06-11 15:42:59
penganiayaan
Advertisement

Feri Ferliando (29), security Proyek Senen menghembuskan napas terakhir usai dipukul oleh pria berinisial A alias Metal (42). Di mana sebelumnya, Feri dirawat di Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat (RSPAD) Gatot Soebroto selama 10 hari lamanya.

Informasi yang dihimpun, Feri yang menjadi korban penganiayaan A beberapa waktu lalu meninggal pada 18 Maret 2016. Peristiwa itu terjadi di belakang Pusat Grosir Blok IV-V Proyek Senen, Jakarta Pusat.

"Saat itu Feri dan Metal sedang asik menikmati dangdut gerobak dorong. Tiba-tiba keduanya bersinggungan saat tengah asik dengarkan lagu dangdut dari gerobak keliling itu," ujar Kapolsek Senen, Komisaris Polisi Kasmono di Polsek Senen, saat ditemui merdeka.com di Polsek Senen, Jakarta Pusat, Sabtu (11/6).

Menurut Kasmono, kuat dugaan penganiayaan itu disebabkan karena keduanya berebutan untuk berjoget bersama seorang biduan yang melantunkan lagu. Cekcok mulut pun terjadi, hingga akhirnya Metal naik pitam dan langsung memukul Feri dengan tangan kosong hingga membuat jatuh tersungkur.

"Korban (Feri) jatuh. Kepala belakang korban ternyata membentur batu, sehingga luka-luka dan berdarah dan tak sadarkan diri," ujarnya.

Melihat Feri jatuh dan bersimbah darah, lanjut Kasmono, Metal pun panik, dan suasana tiba-tiba sunyi. Pelaku kemudian melarikan diri dan dikejar warga.

"Pelaku (Metal) akhirnya jadi buronan, pasca kejadian itu. Dirinya hilang usai itu. Kita juga cari di Senen, karna dia juga salah satu jagoan di kawasan Senen," katanya.

"Hingga akhirnya, pada 10 Juni 2016 tadi malam, sekira pukul 23.00 WIB, setelah buron hampir 2 bulan, kami akhirnya berhasil ringkus Metal dikediaman istrinya, di kawasan Bogor, Jawa Barat, tepatnya di desa Cibatok dua RT 4 RW 4, Kecamatan Cibungbulan. Kita kenakan Pasal 351 ayat 3 KUHP atas perbuatannya yang melakukan penganiayaan hingga menyebabkan matinya seseorang," bebernya.

Atas kejadian tersebut, jajaran Polsek Senen akan menindak tegas bagi siapapun yang menampilkan gerobak dorong.

"Kita akan menindak tegas dangdut gerobak dorong yang main di wilayah Senen. Kalau ada lagi, kita akan ambil, kita sita karena hanya membuat keributan," pungkasnya.

Baca juga:
Mengenang Cebongan, solidaritas anggota Kopassus bunuh preman
Ribut soal parkir, sopir Liputan6.com babak belur dipukul 3 pria
Preman lukai anggota Satpol PP Medan diringkus
Kerja sehari, pembantu di Cimahi tusuk majikan dan bawa kabur HP
Orang tua siswa yang polisikan guru di Sinjai ogah cabut laporan

(mdk/rhm)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.