LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Ratusan warga Persis di Bandung kutuk penyerangan muslim Rohingya

Ratusan warga Persis di Bandung kutuk penyerangan muslim Rohingya. 300-an warga berdemo di depan gedung sate Bandung. Mereka juga mendesak pemerintah melakukan protes diplomatik terhadap Myanmar.

2016-11-24 11:13:29
Demo
Advertisement

Aksi penyerangan pihak militer Myanmar terhadap penduduk etnis Muslim Rohingya di Myanmar mendapat banyak kecaman. Persatuan Islam (Persis) Jawa Barat mendesak pemerintah melakukan protes diplomatik terhadap Pemerintah Myanmar.

Sekitar 300-an pendemo menduduki depan Gedung Sate, Jalan Diponegoro, Kota Bandung, Kamis (24/11). Mereka membentangkan beberapa spanduk, di antaranya bertulis 'Stop Muslim Genocide in Myanmar', 'Kami Masyarakat Persis Mengutuk Pelaku Pembunuhan Muslim Rohingya'.

"Menyikapi meningkatnya eskalasi kekerasan di Myanmar Barat yang menimpa komunitas Muslim Rohingya, di mana sedikitnya 150 dibunuh secara brutal. Maka kami mengutuk apa yang dilakukan pihak keamanan," kata Koordinator aksi Dian Hardiana di sela aksinya.

Pihaknya juga menyampaikan beberapa sikap atas tindakan brutal yang dilakukan militer Myanmar. Menurutnya permasalahan Rohingya yang sudah sering terjadi harus disikapi lembaga dunia, seperti ASEAN, PBB, dan OKI untuk mengambil tindakan.

"HAM harus ditegakan di sana sebagai amanat deklarasi," terangnya.

Dia juga mengatakan, Pemerintah RI harus melakukan protes terhadap Pemerintah Myanmar yang dinilai abai. "Sudah jelas mereka bahkan terlibat di dalam kejahatan tersebut dengan cara mengusir Dubes Myanmar untuk RI yang berkedudukan di Jakarta," ujarnya.

Selain itu pihaknya juga mendorong kepada seluruh umat Islam dunia segera menentukan langkah strategis yang dipandang perlu untuk meningkatkan solidaritas.

Pantauan merdeka.com, massa yang sudah berorasi di depan Gedung Sate melanjutkan aksi longmarch ke Gedung DPRD Jabar sekitar pukul 10.40 WIB. Rencananya aksi tersebut akan berakhir di Jalan Merdeka (depan BIP). Aksi tersebut berlangsung damai dan mendapatkan kawalan ratusan kepolisian.

Baca juga:
Peduli muslim Rohingya, timnas Malaysia ingin boikot AFF Cup
RI minta Myanmar ungkap kejadian sebenarnya terkait muslim Rohingya
Miris nasib Rohingya, Komnas HAM ancam cabut nobel Aung San Suu Kyi
Bangladesh tutup perbatasan, usir pengungsi Rohingya
Myanmar latih dan persenjatai warga non-Muslim lawan Rohingya

Advertisement
(mdk/cob)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.