LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Ratu Atut hanya gubernur simbolis, Wawan gubernur swasta Banten

Yang disebut sebagai gubernur jenderal di Banten adalah TB H Chasan Sochib yang tak lain adalah ayah dari Ratu Atut.

2013-10-10 01:10:00
Ratu Atut
Advertisement

Meski sering disebut Dinasti Ratu Atut , namun gubernur Banten itu dinilai hanya simbol. Ratu Atut bukanlah 'penguasa' Banten yang sesungguhnya. Lalu siapa 'penguasa' Banten yang sesungguhnya di atas Ratu Atut?

"Jadi kalau di teman-teman sini ada istilah gubernur jenderal, gubernur simbolis dan gubernur jenderal swasta. Nah Atut itu hanya gubernur simbolis," ujar pengamat politik dari Universitas Sultan Ageng Tirtayasa (Untirta) Serang, Banten, Gandung Ismanto kepada merdeka.com, Rabu (9/10).

Menurut Gandung, yang disebut sebagai gubernur jenderal di Banten adalah TB H Chasan Sochib yang tak lain adalah ayah dari Ratu Atut . Namun sang gubernur jenderal itu meninggal pada Kamis 30 Juni 2011 lalu.

"Atut itu pemimpin formal, bukan pemimpin yang sesungguhnya. Dia dijadikan gubernur karena saat itu Atut memiliki kesiapan," terangnya.

Sosok Ratu Atut saat itu, memiliki nilai jual di banding adiknya yakni Tubagus Chaeri Dharmawan alias Wawan. Figur perempuan sukses, pengusaha dan daya tarik fisik lainnya membuat nama Atut yang majukan dalam Pilkada Banten.

"Peran Atut itu hanya sebagai pemimpin simbolis, keputusan politisi di pemerintahan dan pembangunan di Banten itu sangat dipengaruhi oleh Wawan langsung. Dia itu yang sering di sebut gubernur swasta," terang Gandung.

Sepeninggal Chasan, dukungan kepada Dinasti Atut dinilai kurang kuat. Menurut Gandung, Chasan lah yang memiliki jaringan paling kuat dan itu tidak wariskan kepada nak-anaknya.

"Ayah gubernur inilah jawara sesungguhnya yang kuat jaringannya di Banten. Selama ini dia menggunakan kekuatan fisik di masyarakat dengan menekan masyarakat dan termasuk digunakan untuk bisnisnya," imbuhnya.

Baca juga:
4 Aksi warga Banten dukung KPK usut korupsi Atut
Ini lima senjata ampuh Ratu Atut kuasai Banten
Airin dan Ratu Atut jenguk Wawan di Rutan KPK
Warga Banten mulai bergejolak lawan rezim represif Dinasti Atut
Suhu politik Banten memanas, 500 polisi siaga di kantor Atut

(mdk/hhw)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.