Rapat dengan DPR, Tito Ungkap 52 Daerah Terdampak Banjir Sumut dan Data Korban Tewas
Pernyataan tersebut disampaikan dalam rapat bersama DPR RI di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (18/2).
Kepala Satgas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pasca Bencana Sumatra, Tito Karnavian, mengungkapkan sebanyak 52 kabupaten/kota di wilayah Sumatra dan Aceh terdampak bencana.
Pernyataan tersebut disampaikan dalam rapat bersama DPR RI di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (18/2).
"Kemudian jumlah kabupaten/kota yang terdampak 52 Kabupaten/Kota, Kecamatan 491, desa 4511, termasuk kerusakan rumah baik ringan, sedang maupun yang hilang sesuai data," kata Tito dalam rapat.
"Fasilitas pendidikan yang rusak, fasilitas kesehatan, kemudian jembatan yang rusak maupunn roboh, fasilitas ibadah baik masjid maupun gereja, jalan, kemudian fasilitas umum lain serta pengungsi," sambungnya.
Orang Menghilang
Dari jumlah tersebut, sebanyak 267 orang dinyatakan meninggal di kawasan Sumatra Barat (Sumbar) dan 70 orang menghilang. Di wilayah itu, ada 16 dari 19 Kabupaten terdampak serta 125 kecamatan.
"Ada kerusakan-kerusakan baik rumah fasdik, faskes, rumah ibadah, sebagaimana data. Kemudian Sumut yang wafat 376, yang hilang 40. Pengungsi yang semula 53.523 itu ada 850 lagi di satu tempat lagi di tapteng," sebut Tito yang juga Menteri Dalam Negeri (Mendagri).
"Di samping ada kerusakan rumah kurang lebih 30 ribu lebih baik rusak ringan, sedang maupun berat. Kemudian untuk Sumut dari 33 Kabupaten/Kota yang ada 18 terdampak, kecamatan 163, desa 897, juga ada rumah yang rusak ringan, sedang, berat maupun hilang, lalu ada fasdik, faskes, jembatan, termasuk gereja," sambungnya.
Kemudian, untuk jumlah pengungsi yang semula ada 53.523. Sekarang ini hanya tinggal 850, khususnya di wilayah Tapanuli Tengah (Tapteng).
"Kemudian di Aceh, yang wafat 562 orang, yang hilang 29 ornag dan pengungsi semula 1,4 juta sekarang 12.144 yang ada di tenda. Kerusakan rumah 262.258 dibagi klasifikasi rumah ringan, sedang dan berat," sebutnya.
Beberapa Terdampak
Kemudian, untuk di Aceh ada 18 Kabupaten/Kota dari 23 yang terdampak. Lalu, untuk Kecamatan ada 203, desa atau kampung 3.046.
"Juga rumah yang ringan, sedang, dan hilang, lalu ada fasdik, faskes, rumah ibadah, kami lupa juga ada pertanian, perkebunan baik di Aceh maupun di Sumut dan di Sumbar," ucapnya.
Selanjutnya, untuk jumlah korban pengungsi yang berada di Aceh sebanyak 12.144. Dari jumlah tersebut, pengungsi paling banyak berada di Aceh Utara yaitu 5.197.
Kemudian Aceh Tenggara, Aceh Tamiang, Aceh Timur, Bener Meriah, Bireun, Gayo Lues, Lhokseumawe, dan Nagan Raya.
"Untuk Sumut 850 yang masih ngungsi di tenda. Seperti diketahui beberapa waktu yang lalu di Tapteng terjadi banjir lagi dan dari 18 Kabupaten/Kota yang tinggal di tenda sebanyak 850," paparnya.
"Sumbar pengungsi dalam catatan kami dan kami cek seluruh kepala daerah itu nol, tidak ada lagi yang tingal di tenda," katanya.