RANS Kalahkan Satria Muda di Kandang Lewat Overtime, Aaron Fuller Gemilang
RANS Simba Bogor sukses mengalahkan Satria Muda Pertamina Bandung di kandang sendiri lewat babak tambahan dalam laga IBL pekan ke-10. Aaron Fuller tampil gemilang dengan performa double-double fantastis.
RANS Simba Bogor berhasil menorehkan kemenangan penting saat bertandang ke markas Satria Muda Pertamina Bandung dalam lanjutan IBL pekan ke-10. Pertandingan sengit yang digelar di Bandung Arena, Kota Bandung, Jawa Barat, pada Sabtu malam, berakhir dengan skor 95-84 untuk keunggulan RANS setelah melalui babak tambahan.
Kekalahan ini menjadi pukulan telak bagi Satria Muda yang bermain di hadapan pendukungnya sendiri, sementara RANS berhasil mengamankan poin krusial dalam perburuan zona playoff. Performa luar biasa dari power forward RANS, Aaron Craig Fuller, menjadi kunci kemenangan tim tamu yang tampil dominan di momen-momen krusial.
Laga ini menyajikan drama ketat sejak awal, di mana kedua tim saling berbalas serangan dan menunjukkan semangat juang tinggi. Meskipun Satria Muda sempat bangkit di kuarter akhir, RANS mampu menjaga fokus dan membalikkan keadaan di babak tambahan.
Dominasi Awal RANS dan Performa Impresif Aaron Fuller
Sejak kuarter pertama dimulai, kedua tim bermain imbang dengan skor 18-18, menunjukkan intensitas pertandingan yang tinggi. Namun, memasuki kuarter kedua, RANS Simba Bogor mulai menunjukkan dominasinya di lapangan. Kombinasi apik antara Aaron Craig Fuller, Juan Laurent, Kenyon Joseph Buffen, dan Reggie William Mononimbar berhasil membuat RANS unggul.
Tim tamu berhasil memimpin dengan skor 45-35 saat paruh pertama usai, berkat kontribusi signifikan dari para pemain intinya. Aaron Craig Fuller tampil sangat impresif dengan membukukan double-double fantastis, mencetak 41 poin dan 17 rebound, ditambah satu assist, blok, dan steal. Performa gemilang Fuller menjadi motor serangan utama RANS.
Selain Fuller, Kenyon Joseph Buffen juga menyumbangkan 20 poin, sementara Reggie William Mononimbar dan Juan Laurent masing-masing mencetak 10 poin. Juan Laurent, yang baru bergabung dengan RANS dari Satria Muda awal pekan ini, langsung memberikan dampak positif bagi tim barunya.
Kebangkitan Satria Muda dan Drama Overtime
Setelah paruh pertama, kondisi serupa terulang di kuarter ketiga, di mana RANS terus menjaga keunggulannya. Sumbangsih Fuller, Surliyadin, dan Reggie dari tembakan tiga angka membuat tim asuhan Agus Batbual Pamungkas ini melesat jauh. Namun, Satria Muda tidak menyerah begitu saja di hadapan pendukungnya.
Pada kuarter keempat, Djordje Jovicic dan rekan-rekannya menunjukkan semangat kebangkitan yang luar biasa. Pergerakan lincah Yudha Saputera, Abraham Damar Grahita, Ivy-Curry, dan Jalen Jones berhasil memperkecil ketertinggalan. Yudha Saputera memimpin Satria Muda dengan 20 poin, dua rebound, dan tujuh assist, menjadi motor serangan timnya.
Drama mencapai puncaknya pada sisa waktu 44 detik terakhir, ketika juara IBL 12 kali itu berhasil menyamakan kedudukan menjadi 79-79. Setelah momen krusial ini, kedua tim tidak mampu menambah poin, memaksa pertandingan dilanjutkan ke babak tambahan selama lima menit.
RANS Amankan Kemenangan Penting di Babak Tambahan
Memasuki babak tambahan, RANS Simba Bogor yang membidik zona playoff IBL 2024 berusaha keras untuk kembali mendominasi jalannya pertandingan. Usaha ini membuahkan hasil, terutama berkat pergerakan Aaron Fuller di area paint yang sulit diredam oleh center Satria Muda, Chad Teron Brown.
Fuller berulang kali berhasil mencetak angka melalui jump shot dan lemparan bebas setelah dilanggar oleh pemain Satria Muda. Keunggulan fisik dan kemampuan mencetak angka Fuller menjadi pembeda di babak krusial ini. Satria Muda kesulitan menghentikan laju poin RANS.
Skor akhir pertandingan ditutup pada kedudukan 95-84 untuk kemenangan RANS Simba Bogor. Kemenangan ini sangat berarti bagi RANS, membawa mereka naik ke peringkat ketujuh klasemen IBL dengan total 20 poin dan catatan 6 kemenangan serta 8 kekalahan. Sementara itu, Satria Muda tetap berada di posisi kedua dengan 26 poin dari 12 kemenangan dan 2 kekalahan.
Sumber: AntaraNews