LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Puluhan Mahasiswa Tagih Janji Kemenristekdikti Soal Ijazah Bupati Lahat

Dalam aksinya, massa membakar ban dan masuk ke gedung Kemenristekdikti untuk menemui Menteri dan pejabat terkait di sana.

2019-08-23 21:12:38
Demo
Advertisement

Puluhan mahasiswa kembali mendatangi kantor Kementerian Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi Negeri (Kemenristekdikti), Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta Pusat, Jumat (23/8). Mereka mengatasnamakan Koalisi Mahasiswa-Pemuda Peduli Integritas Kampus (KAMPAK), berdemonstrasi menuntut penuntasan persoalan ijazah Bupati Lahat.

Dalam aksinya, massa membakar ban dan masuk ke gedung Kemenristekdikti untuk menemui Menteri dan pejabat terkait di sana.

Koordinator aksi, Abraham menuturkan aksi demonstrasi di kantor Kemenristekdikti saat ini adalah kali kedua. Dalam aksi sebelumnya, mereka bertemu dengan perwakilan Kemenristekdikti pada 1 Agustus 2019. Pada kesempatan itu, Perwakilan Kemenristekdikti menjanjikan akan mengungkap persoalan tersebut.

Advertisement

"Dan kami hari ini datang lagi karena Direktur Pembelajaran Paristiyanti Nurwardani ingkar janji. Padahal dia janji ke kami bahwa tim investigasi Kemenristekdikti mengecek fakta di lapangan. Jika ini dibiarkan maka sama saja Kemenristekdikti membiarkan kejahatan di dunia pendidikan terus berlangsung," kata Abraham kepada wartawan.

Abraham menuturkan pihaknya sudah melakukan investigasi perihal dugaan pemalsuan ijazah tersebut. Menurutnya, Bupati Lahat terdaftar sebagai mahasiswa reguler Universitas Sjakhyakirti sejak tahun 2009 dan lulus pada April 2013 dengan Nomor Induk Mahasiswa (NIM) 09310029 dan mengantongi Ijazah Sarjana Hukum dengan nomor seri ijazah 1302101331042.

Sebelumnya, Abraham juga meminta Mabes Polri mengusut kasus tersebut. "Kami sebagai kelompok yang peduli kampus tidak akan diam kalau ada pihak-pihak yang memalsukan ijazah. Jadi kasus ijazah palsu Bupati Lahat ini kami minta pihak Kepolisian mengusut," kata Abraham, Selasa (13/8). Dikutip dari Antara.

Advertisement

Abraham menambahkan, pihaknya juga mendesak Kemenristekdikti tidak diam. "Kemenristekdikti harus cepat mengusut. Tidak boleh ini dibiarkan karena dugaan ijazah palsu Bupati Lahat ini bisa mencoreng dunia pendidikan Tanah Air," lanjutnya.

Baca juga:
Demo Soal Papua, Mahasiswa di Solo Bawa Spanduk Isi Ajakan Damai
Aksi Mahasiswa Bakar-Bakaran di Depan Istana
Ekspresikan Kekesalan, Mahasiswa Tangsel Jemur Pakaian di Kabel Semrawut
BEM UI Ajak Pengojek Demo Tolak Kebijakan Rektorat Soal Parkir Berbayar
BEM UI Geruduk Rektorat Protes Rencana Masuk Kampus UI Berbayar
Mahasiswa Tolak Keras Aturan Masuk UI Berbayar

(mdk/cob)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.