Pulang 'Ditemani' Sepasang Koper, Resnawati Kenang Perjuangan Suami Tercinta Cium Hajar Aswad Sebelum Wafat
"Almarhum mengerahkan seluruh tenaganya untuk mencium Hajar Aswad. Setelah itu, mulai sering mengeluh sesak napas."
Kepulangan Jemaah haji kelompok terbang (kloter 3) sebanyak 393 orang telah diterima oleh Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Embarkasi Makassar di Aula Arafah Asrama Haji Sudiang, Jumat (13/6). Dalam kloter 3 ini, tercatat satu orang jemaah haji meninggal dunia di Tanah Suci, Arab Saudi atas nama Ambo Bennu Petta Nini (62).
Saat berada di Aula Arafah, sejumlah orang mendekati satu jemaah bernama Resnawati Mustafa Tappa. Beberapa orang tampak memberikan doa kepada Resnawati.
Sekadar diketahui, Resnawati merupakan istri dari Ambo Bennu Petta Nini. Sebelumnya, Resnawati bersama Ambo Bennu berangkat menunaikan ibadah haji dan masuk dalam kloter 3 Embarkasi Makassar.
Meski bersama saat berangkat ke Tanah Suci, tetapi Resnawati pulang seorang diri ke Tanah Air. Sang suami dimakamkan di Mekkah, Arab Saudi.
Saat di Aula Arafah Asrama Haji Sudiang, Resnawati mengenang saat-saat terakhir bersama almarhum. Resnawati menceritakan bahwa suaminya sangat bersemangat untuk bisa mencium Hajar Aswad, salah satu sunnah dalam ibadah haji yang sangat didambakan oleh para jemaah.
“Almarhum mengerahkan seluruh tenaganya untuk mencium Hajar Aswad. Setelah itu, mulai sering mengeluh sesak napas. Saya bawa ke klinik, dan sempat mendapat pertolongan, tetapi nyawanya tak tertolong,” ujarnya.
Ambo Bennu dinyatakan wafat pada tanggal 17 Mei 2025 di Klinik Kesehatan Haji Indonesia (KKHI) Makkah akibat acute myocardial infarction atau serangan jantung. Jenazah almarhum kemudian dimakamkan di Pemakaman Syarae, Makkah, dengan prosesi sesuai standar layanan pemulasaraan jemaah haji Indonesia.
Petugas haji Indonesia telah mendampingi Resnawati sejak suaminya dirawat hingga proses pemakaman dan kepulangannya ke tanah air. Meski berat, ia mengaku ikhlas dan bersyukur bisa tetap menyelesaikan ibadah haji.
Ia pun pulang ke Makassar hanya ditemani koper milik suaminya. Koper berwarna merah putih tersebut berisikan barang dan pakaian milik suaminya yang dibawa untuk menunaikan ibadah haji.
3 Kloter Tiba di Makassar
Sementara Ketua PPIH Embarkasi Makassar Ali Yafid mengatakan saat ini sudah tiga kloter jemaah haji yang telah tiba di Kota Makassar. Tercatat hingga kloter 3, ada 1.177 orang jemaah yang kembali usai menjalankan Rukum Islam kelima.
"Dari tiga kloter yang telah tiba, dua orang meninggal dunia dan dimakamkan di Arab Saudi. Satu orang di kloter 1 asal Makassar dan satu lagi di kloter 3 asal Sinjai," ujarnya.
Ali Yafid menambahkan proses pemulangan jemaah haji di Embarkasi Makassar akan berlangsung selama satu bulan dari 11 Juni sampai 10 Juli 2025.
"Di Embarkasi Makassar itu ada 41 kloter dengan jadwal kepulangan (jemaah haji) kurang lebih satu bulan dari tanggal 11 Juni sampai 10 Juli 2025," ucapnya.