PSG Lolos Final Liga Champions Dua Musim Beruntun Usai Singkirkan Bayern Muenchen
Paris Saint-Germain (PSG) berhasil mengamankan tiket ke final Liga Champions untuk kali kedua secara berturut-turut setelah menyingkirkan Bayern Muenchen. Simak detail pertandingan sengit ini yang mengantarkan PSG Lolos Final Liga Champions.
Paris Saint-Germain (PSG) kembali menorehkan sejarah dengan memastikan diri melaju ke final Liga Champions untuk dua musim beruntun. Kepastian ini didapat setelah mereka berhasil menyingkirkan raksasa Jerman, Bayern Muenchen, dalam laga semifinal yang penuh ketegangan. Pertandingan leg kedua berlangsung di Allianz Arena pada Rabu waktu setempat atau Kamis dini hari WIB, 7 Mei.
PSG berhasil unggul agregat 6-5 atas Bayern Muenchen setelah bermain imbang 1-1 pada leg kedua. Hasil ini mengantarkan tim asuhan pelatih Luis Enrique tersebut ke partai puncak kompetisi paling bergengsi antarklub Eropa. Mereka akan menghadapi Arsenal yang sebelumnya sukses menyingkirkan Atletico Madrid dengan agregat 2-1.
Gol cepat Ousmane Dembele di babak pertama menjadi pembuka keunggulan bagi PSG, yang kemudian disamakan oleh Harry Kane jelang akhir pertandingan. Meskipun Bayern memberikan perlawanan sengit, gol tunggal Kane tidak cukup untuk membalikkan keadaan agregat dan membuat PSG Lolos Final Liga Champions.
Dominasi Awal dan Gol Cepat Dembele
Sejak peluit awal dibunyikan, Paris Saint-Germain menunjukkan agresivitas tinggi meski bermain di kandang lawan. Strategi menyerang ini langsung membuahkan hasil positif hanya dalam waktu tiga menit pertandingan. Ousmane Dembele berhasil membuka keunggulan untuk tim tamu, memberikan tekanan awal kepada Bayern Muenchen.
Gol tersebut bermula dari pergerakan lincah Khvicha Kvaratskhelia di sisi kiri lapangan. Kvaratskhelia kemudian melepaskan umpan tarik yang sangat akurat ke dalam kotak penalti Bayern. Tanpa ragu, Dembele menyambar bola dengan tembakan keras yang tidak mampu dihalau oleh kiper Manuel Neuer.
Gol cepat ini membuat Bayern Muenchen semakin tertekan, karena mereka harus mengejar defisit dua gol untuk bisa lolos ke final Liga Champions. Tuan rumah mencoba merespons dengan cepat melalui kombinasi serangan yang dibangun oleh Luis Diaz dan Harry Kane. Namun, peluang-peluang mereka masih berhasil digagalkan oleh penampilan apik kiper PSG, Matvey Safonov.
Perlawanan Sengit Bayern dan Penyelamatan Gemilang
Bayern Muenchen tidak menyerah begitu saja dan terus berupaya menciptakan peluang untuk menyamakan kedudukan. Beberapa kesempatan emas sempat didapatkan melalui Michael Olise, namun lini belakang PSG tampil solid dan berhasil mengamankan gawang mereka. Ketegangan sempat memuncak ketika Bayern menuntut penalti akibat dugaan handball oleh Nuno Mendes dan Joao Neves, tetapi wasit memutuskan untuk melanjutkan pertandingan.
Memasuki babak kedua, intensitas pertandingan semakin meningkat dan kedua tim bermain lebih terbuka. Khvicha Kvaratskhelia nyaris menggandakan keunggulan PSG dengan tembakan kerasnya ke sudut gawang. Beruntungnya bagi Bayern, Manuel Neuer melakukan penyelamatan gemilang yang mencegah gawangnya kebobolan lebih lanjut.
Di sisi lain lapangan, Matvey Safonov juga menunjukkan performa impresif di bawah mistar gawang PSG. Ia berhasil menggagalkan peluang beruntun yang diciptakan oleh Luis Diaz dan Olise. Penampilan kedua kiper ini menjadi salah satu sorotan utama dalam pertandingan semifinal yang krusial ini, memastikan PSG tetap kokoh.
Gol Kane Tak Cukup, PSG Melaju ke Final
Perjuangan Bayern Muenchen akhirnya membuahkan hasil pada masa injury time babak kedua. Tepatnya di menit ke-90+4, Harry Kane berhasil mencetak gol penyama kedudukan setelah menerima umpan matang dari Alphonso Davies di depan kotak penalti. Gol ini memberikan sedikit harapan bagi tim tuan rumah untuk membalikkan keadaan.
Meskipun Kane berhasil mencetak gol, waktu yang tersisa tidak cukup bagi Bayern untuk menambah gol yang dibutuhkan. Gol tunggal tersebut tidak mampu menyelamatkan Bayern dari kekalahan agregat 6-5 atas Paris Saint-Germain. Hasil imbang 1-1 di leg kedua sudah cukup bagi PSG untuk mengamankan tempat di partai puncak Liga Champions.
Dengan demikian, Paris Saint-Germain berhak melaju ke final Liga Champions untuk musim kedua secara berturut-turut. Di laga final nanti, mereka akan menghadapi Arsenal, yang sebelumnya berhasil menyingkirkan Atletico Madrid dengan agregat 2-1. Pertemuan ini diprediksi akan menjadi tontonan menarik bagi para penggemar sepak bola di seluruh dunia.
Berikut adalah susunan pemain yang diturunkan oleh kedua tim dalam pertandingan semifinal leg kedua ini:
- Bayern Muenchen (4-2-3-1): Neuer; Laimer, Upamecano (Karl 85’), Tah (Min-jae 67’), Stanisic (Davies 67’); Kimmich, Pavlovic; Olise, Luis Diaz, Musiala (Jacson 78’); Kane
- PSG (4-3-3): Safonov; Zaire Emery, Marquinhos, Pacho, Mendes (Mayulu 85’); Vitinha, Ruiz (Beraldo 76’), Neves; Doue (Lucas Hernandez 6’), Kvaratskhelia, Dembele (Barcola 65’).
Sumber: AntaraNews