Proses evakuasi korban longsor Banjarnegara disetop hari ini
Namun, penetapan tanggap darurat masih tetap diberlakukan hingga 21 Desember 2014.
Proses evakuasi dan pencarian jasad korban tanah longsor Dusun Jemblung, Desa Sampang, Kecamatan Karangkobar, Banjarnegara, Jawa Tengah akan berakhir pada Jumat (19/12). Namun, penetapan tanggap darurat masih diberlakukan hingga setengah bulan.
"Kalau tanggap darurat diberlakukan sejak 4 Desember hingga 21 Desember 2014. Nantinya tanggap darurat juga bisa diperpanjang hingga setengah bulan ke depan," kata Bupati Banjarnegara, Sutedjo Slamet Utomo, Jumat (19/12) dini hari usai rapat koordinasi dengan muspika dan perwakilan BNPB, BPBD Jawa Tengah serta komandan korem 071/Wijayakusuma.
Menurut Sutedjo, proses tanggap darurat mencakup pengungsian, hunian sementara, biaya hidup hingga infrastruktur.
"Saat ini, relawan tim evakuasi sudah mengalami kelelahan dalam proses pencarian jasad korban longsor. Sehingga perlu ada pengurangan jumlah relawan sesuai kebutuhan yang ada," ujarnya.
Sementara itu, pihak muspika dan badan yang terkait kebencanaan berencana akan mensosialisasikan penghentian evakuasi ini kepada masyarakat Desa Jemblung yang masih hidup.
"Nanti kita akan melakukan pendekatan agar warga yang ditinggalkan ikhlas menerima. Jika nanti semua menerima, proses pencarian akan selesai, tetapi jika masih ada korban yang belum mau, TNI siap memfasilitasi pencarian," ujar Komandan Korem 071/Wijayakusuma, Kolonel Edison.
Baca juga:
Longsor Banjarnegara, 86 jasad korban telah ditemukan
'Ironman & Spiderman' selamatkan korban longsor banjarnegara
Bekas terminal Karangkobar diusulkan jadi wilayah relokasi
Longsor di Banjarnegara karena curamnya perbukitan
Lagi, 19 jenazah korban longsor Banjarnegara ditemukan
Mensos pertimbangkan uang sewa rumah untuk korban longsor