Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Longsor Banjarnegara, 86 jasad korban telah ditemukan

Longsor Banjarnegara, 86 jasad korban telah ditemukan Pencarian korban longsor Banjarnegara. ©2014 merdeka.com/arie basuki

Merdeka.com - Proses evakuasi dan pencarian jasad korban tanah longsor Dusun Jemblung, Desa Sampang, Kecamatan Karangkobar, Banjarnegara, Jawa Tengah akan berakhir pada hari ini. Kemarin, Tim SAR gabungan kembali berhasil menemukan tiga jasad korban. Total jumlah jasad korban yang berhasil ditemukan hari ke tujuh pencarian kemarin adalah 86 jasad.

"Ruas Jalan Banjarnegara-Pekalongan telah berhasil dibuka namun akses belum terbuka untuk umum hingga proses pembersihan jalan selesai dan dianggap cukup aman untuk dilalui. 15 alat berat dikerahkan untuk pembersihan. Mobil-mobil tangki air digunakan untuk menyemprot jalan. Pelayanan pengungsi di 10 titik pengungsian dengan jumlah: 1.397 jiwa," kata Kepala Pusat Data Informasi dan Humas Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Sutopo Purwo Nugroho, Jumat (19/12).

Sementara, di Dusun Pencil, Desa Karang Tengah, Kecamatan Wanayasa, gerakan tanah sejak tanggal 6 Desember 2014 mengakibatkan hancurnya 3 rumah dan mengancam 36 rumah lainnya.

"Pelayanan pengungsi dilakukan di Dusun Gunung Putih dengan jumlah 197 jiwa (Dusun Pencil 125 jiwa dan Dusun Wadas Sinatar 72 jiwa)," katanya.

Seperti diketahui, proses evakuasi dan pencarian jasad korban tanah longsor Dusun Jemblung, Desa Sampang, Kecamatan Karangkobar, Banjarnegara, Jawa Tengah akan berakhir pada Jumat (19/12). Namun, penetapan tanggap darurat masih diberlakukan hingga setengah bulan.

"Kalau tanggap darurat diberlakukan sejak 4 Desember hingga 21 Desember 2014. Nantinya tanggap darurat juga bisa diperpanjang hingga setengah bulan ke depan," kata Bupati Banjarnegara, Sutedjo Slamet Utomo, Jumat (19/12) dini hari usai rapat koordinasi dengan muspika dan perwakilan BNPB, BPBD Jawa Tengah serta komandan korem 071/Wijayakusuma.

Menurut Sutedjo, proses tanggap darurat mencakup pengungsian, hunian sementara, biaya hidup hingga infrastruktur.

"Saat ini, relawan tim evakuasi sudah mengalami kelelahan dalam proses pencarian jasad korban longsor. Sehingga perlu ada pengurangan jumlah relawan sesuai kebutuhan yang ada," ujarnya.

(mdk/dan)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP