LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Propaganda kebangkitan komunis cara lama halangi ungkap peristiwa 65

"Selama ini tuduhan kebangkitan komunisme tidak pernah bisa diverifikasi dan dibuktikan oleh pemerintah," katanya.

2016-05-12 11:44:42
Komunisme
Advertisement

Ketua Setara Institute Hendardi menilai propaganda kebangkitan komunisme adalah modus lama untuk membungkam kebebasan warga. Selain itu, kata dia, bisa juga untuk menghalang-halangi upaya pengungkapan kebenaran dan pemulihan hak korban peristiwa 1965.

"Presiden Joko Widodo harus memastikan apakah betul propaganda kebangkitan komunisme adalah modus lama itu," kata Hendardi melalui siaran pers diterima di Jakarta, seperti dilansir Antara, Rabu (12/4).

Hendardi menilai pernyataan Presiden yang disampaikan pemerintah terkait langkah menghadapi dugaan kebangkitan komunisme merupakan bentuk kemunduran dimana sedang berupaya menyelesaikan kasus 1965.

"Kemungkinan Presiden memperoleh masukan yang tidak tepat dari pihak-pihak tertentu yang ingin membelokkan fenomena intoleransi yang terjadi dalam bentuk pembubaran kegiatan masyarakat sebagai bentuk bentuk kebangkitan komunisme," tuturnya.

Menurut Hendardi, masyarakat Indonesia tentu paham bahwa Indonesia masih memiliki Tap MPRS dan UU No 27 Tahun 1996 tentang perubahan pasal 107 KUHP yang melarang komunisme. Namun, penerapan ketentuan itu merupakan tindakan yang membahayakan demokrasi dan hak asasi manusia.

"Selama ini tuduhan kebangkitan komunisme tidak pernah bisa diverifikasi dan dibuktikan oleh pemerintah karena merupakan propaganda tanpa indikasi dan bukti yang kuat," katanya.

Baca juga:
Kapolri juga akan pantau buku-buku tentang komunisme
TNI sita atribut berlogo palu arit di Pasar Klitikan Semarang
Polisi sita buku diduga berisi ajaran komunis dijual di Swalayan
Warga Palembang gempar banyak stiker palu arit di jalan
Kaos lambang palu arit beredar, polisi minta warga tak terprovokasi
Diskusi Karl Marx di Kampus ISBI Bandung dibubarkan FPI
Mendagri: Ormas anti-Pancasila silakan pergi dari Indonesia

(mdk/eko)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.