Profil Gus Irfan, Sosok Kandidat Kuat Menteri Haji dan Umrah
Mochamad Irfan Yusuf alias Gus Irfan saat ini menjabat Kepala Badan Penyelenggara Haji.
Teka teki calon Menteri Haji dan Umrah perlahan terkuak. Kepala Badan Penyelenggara (BP) Haji Mochamad Irfan Yusuf atau Gus Irfan disebut menjadi kandidat kuat mengisi pucuk pimpinan Kementerian Haji dan Umrah.
Kementerian Haji sendiri terbentuk usai DPR dan pemerintah menyepakati revisi Undang-Undang (RUU) Nomor 8 Tahun 2019 Tentang Penyelenggaraan Ibadah Haji dan Umrah menjadi undang-undang. Dalam RUU itu, BP Haji berubah menjadi Kementerian Haji dan Umrah.
"Kemungkinan seperti itu (Kepala BP Haji menjadi Menteri Haji)," kata Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi di kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Kamis (28/8).
Kendati begitu, keputusan soal pengangkatan Menteri Haji dan Umrah merupakan hak pretogatif Presiden Prabowo Subianto. Saat ini, pemerintah masih menyusun Peraturan Presiden (Perpres) pembentukan Kementerian Haji dan Umrah sesuai amanat UU.
"Tapi kita tunggu keputusan dari Bapak Presiden karena sepenuhnya kan itu menjadi hak prerogatif Bapak Presiden. Kalau sudah kita putuskan dan beliau menandatangani (perpres) menjadi Kementerian Haji sekaligus pasti menunjuk menterinya di sana," jelas Prasetyo.
Berikut profil singkat Gus Irfan sebagaimana dirangkum merdeka.com dari pelbagai sumber, Kamis (28/8).
Profil Gus Irfan
Gus Irfan adalah seorang politikus Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra). Dia saat ini menjabat sebagai Kepala Badan Penyelenggara Haji (BP Haji).
Dia lahir pada 24 Juni 1962 di Kabupaten Jombang, Jawa Timur. Gus Irfan merupakan putra dari KH Yusuf Hasyim serta cucu pendiri Nahdlatul Ulama (NU), KH Hasyim Asy'ari.
Pendidikan dasar Gus Irfan ditempuh di Jombang. Dia kemudian menyelesaikan SMPP Jombang pada tahun 1981. Sejak tahun 2006, dia juga mengasuh Pesantren Al-Farros.
Gus Irfan terpilih sebagai Anggota DPR RI dari Daerah Pemilihan Jawa Timur VIII pada 1 Oktober 2024, sebelum akhirnya diangkat menjadi Kepala BP Haji pada 22 Oktober 2024. Pelantikan Gus Irfan sebagai Kepala BP Haji dilakukan oleh Presiden Prabowo Subianto di Istana Negara.
BP Haji dibentuk berdasarkan Peraturan Presiden Nomor 154 Tahun 2024 dan bertugas melaksanakan penyelenggaraan ibadah haji secara nasional, termasuk pengelolaan pendaftaran hingga penentuan kuota.
BP Haji memiliki tanggung jawab penting dalam melaksanakan penyelenggaraan ibadah haji secara nasional. Badan ini dibentuk untuk meningkatkan kualitas pelayanan haji dan umrah di Indonesia.
Peran Kepala Badan Penyelenggara Haji
Mochamad Irfan Yusuf dilantik sebagai Kepala Badan Penyelenggara Haji (BP Haji) pada 22 Oktober 2024. BP Haji memiliki tanggung jawab penting dalam melaksanakan penyelenggaraan ibadah haji secara nasional. Badan ini dibentuk untuk meningkatkan kualitas pelayanan haji dan umrah di Indonesia.
Dalam menjalankan tugasnya, Gus Irfan berkomitmen untuk memastikan bahwa setiap aspek penyelenggaraan haji berjalan dengan baik. Ia juga berupaya untuk meningkatkan koordinasi dengan pihak Arab Saudi, yang merupakan langkah penting dalam penyelenggaraan ibadah haji. Perubahan status BP Haji menjadi Kementerian Haji dan Umrah diharapkan dapat memberikan kemudahan dalam operasional dan meningkatkan kualitas pelayanan kepada jemaah haji.