Profil dan Riwayat Pendidikan Tutut Soeharto, Putri Sulung Keluarga Cendana yang Gugat Menkeu Purbaya ke PTUN
Ketahui lebih dalam tentang Tutut Soeharto dan gugatan terhadap Menteri Keuangan di PTUN Jakarta.
Nama Tutut Soeharto atau yang bernama lengkap Siti Hardiyanti Hastuti Rukmana, tengah menjadi sorotan. Tutut disorot publik bukan karena sepak terjangnya di dunia politik, melainkan keputusannya menggugat Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa.
Tutut menggugat Purbaya yang baru dilantik Presiden Prabowo sebagai Menkeu menggantikan Sri Mulyani Indrawati pada Selasa (9/9). Putri Presiden ke-2 RI Soeharto itu mengajukan gugatan hukum terhadap Purbaya ke Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Jakarta dengan nomor 308/G/2025/PTUN.JKT pada Jumat (12/9).
Berdasarkan Sistem Informasi Penelusuran Perkara (SIPP), hingga saat ini riwayat perkara masih mencatat tahapan pendaftaran dan penetapan yang dilakukan pada hari yang sama. Gugatan itu muncul hanya beberapa hari setelah Purbaya menjabat sebagai Menkeu.
Kendati sudah terdaftar, belum ada penjelasan detail mengenai substansi gugatan. Dalam SIPP PTUN Jakarta, perkara ini hanya diklasifikasikan sebagai 'lain-lain'.
Profil Tutut Soeharto
Siti Hardijanti Rukmana, lebih dikenal sebagai Tutut Soeharto, adalah putri sulung mantan Presiden Soeharto. Ia lahir pada 23 Januari 1949 di Jakarta dan memiliki karier yang beragam, mulai dari politik hingga bisnis.
Tutut adalah anak sulung dari pasangan Soeharto dan Siti Hartinah atau Ibu Tien. Ia memiliki lima adik, termasuk Sigit Harjojudanto dan Bambang Trihatmodjo.
Tutut lulus dari SMA Negeri 1 Jakarta dan pernah berkuliah di Fakultas Teknik Universitas Trisakti, meski tidak selesai.
Dari kehidupan pribadi, Tutut menikah dengan Indra Rukmana pada tahun 1972 dan dikaruniai empat anak. Indra merupakan anak pengusaha Edi Kowara Adiwinata. Pernikahan keduanya diadakan di Istana Bogor.
Pasangan tersebut dikaruniai empat orang anak, yaitu Dandy Nugroho Hendro Maryanto (Dandy), Danty Indriastuty Purnamasari (Danty), dan Danny Bimo Hendro Utomo (Danny), Danvy Sekartaji Rukmana (Sekar).
Karier Politik Tutut Soeharto
Dalam karier politiknya, Tutut pernah menjabat sebagai anggota MPR RI dari Fraksi Golkar dan Menteri Sosial pada Kabinet Pembangunan VII. Ia juga pernah mencalonkan diri sebagai presiden dan terlibat aktif dalam berbagai partai politik.
Di bidang bisnis, Tutut dikenal sebagai pengusaha sukses, mendirikan Televisi Pendidikan Indonesia (TPI) dan menjabat sebagai Direktur Utama hingga 1998. Selain itu, ia juga aktif dalam berbagai kegiatan sosial dan organisasi kemanusiaan.
Kekayaan dan Aktivitas Sosial
Tutut memiliki total harta kekayaan yang diperkirakan mencapai USD205 juta, atau sekitar Rp3,06 triliun. Selain karier politik dan bisnis, ia juga dikenal aktif dalam berbagai kegiatan sosial.
Ia mempelopori berbagai organisasi sosial dan menjadi ketua dalam beberapa yayasan. Tutut juga dikenal sebagai penulis lirik lagu, dengan lebih dari 120 lagu yang telah ditulisnya sejak tahun 1983.