Presiden Jokowi disarankan tetap rangkul Arcandra
Pengetahuan dan kemampuan Arcandra bisa untuk menyelesaikan persoalan energi nasional.
Arcandra Tahar resmi diberhentikan oleh Presiden Joko Widodo pada Senin (15/8). Arcandra yang belum genap sebulan menjabat sebagai Menteri ESDM ini diberhentikan lantaran memiliki dwikewarganegaraan, yaitu Indonesia dan Amerika Serikat. Pengumuman pemberhentian ini disampaikan Menteri Sekretaris Negara Pratikno.
Politisi Golkar Bobby Adhityo Rizaldi mengapresiasi keputusan Presiden Joko Widodo memberhentikan Arcandra Tahar meskipun kemampuan dan pengetahuannya soal sektor energi dibutuhkan pemerintah. Meski begitu, Presiden Jokowi disarankan tetap menggandeng Arcandra.
"Jokowi juga tetap harus merangkul Arcandra dalam membangun ketahanan Energi Indonesia, bisa dimulai dengan memproses kembali WNI Arcandra, dan menerima masukan-masukan darinya mengenai solusi atas problem kemandirian energi di Indonesia," ujar Bobby di Gedung DPR, Selasa (16/8).
Bobby berharap sosok Menteri ESDM yang baru nanti benar-benar bebas dari jejak rekam berhubungan dengan mafia migas. Sehingga kebijakan yang diambil benar-benar menguntungkan Indonesia. Seperti pola kerjasama ekstraktif, investasi proses nilai tambah (kilang atau smelter), dan transfer teknologi (jasa penunjang seperti pemboran, konstruksi pengembangan wilayah kerja, (moda transport).
Dia mengingatkan, pemilihan Menteri ESDM tidak hanya melek masalah teknis energi tapi juga menjawab persoalan industri migas di tengah kelesuan harga minyak dunia.
"Menteri ESDM baru juga harus punya formulasi mempercepat PPA di PLN yang mandeg, karena tidak sinkronnya pola financing dengan harga beli listrik, yang dengan penurunan harga minyak, cenderung lambat dalam melaksanakan pembangunan power plant dari batu bara dan energi terbarukan," katanya.
Dia juga berharap Menteri ESDM yang baru nanti bisa memformulasikan sistem subsidi BBM yang efektif dan tepat sasaran.
"Saya percaya, presiden mampu menugaskan Menteri ESDM yang bukan hanya bersih, bukan hanya asal pintar teknis, tapi taktis dan strategis dalam mengatasi masalah energi Indonesia yang kompleks ini," ucapnya.
Baca juga:
Pencopotan Arcandra tak pengaruhi pergerakan pasar keuangan
Kasus Arcandra, investor ragukan proses rekrutmen menteri Jokowi
Arcandra Tahar kini tak memiliki kewarganegaraan
Perpanjang ekspor Freeport, kebijakan Arcandra disebut pro republik
Ini komentar Arcandra Tahar setelah dicopot Jokowi
Karyawan ESDM soal pengganti Arcandra: Kalau bisa jangan militer