Pramono Sebut Proyek LRT Jakarta Rute Velodrome-Ancol akan Dibangun karena Sudah Dapat Persetujuan
Jalur tersebut nantinya akan melintasi sejumlah kawasan strategis dan proyek besar di wilayah Jakarta Utara.
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung memastikan rencana pembangunan LRT Jakarta rute Velodrome–Ancol telah mengantongi persetujuan. Jalur tersebut nantinya akan melintasi sejumlah kawasan strategis dan proyek besar di wilayah Jakarta Utara.
“Pilihannya ada dua, Manggarai ke Dukuh Atas, atau kemudian menyelesaikan jalur baru yang sekarang ini sebenarnya jalurnya sudah mendapatkan persetujuan, yaitu dari Velodrome sampai dengan Ancol, melewati JIS dan kemudian juga Tanjung Priok,” kata Pramono di Jakarta, dikutip Senin (2/3/2026).
Rute baru ini dinilai strategis karena menghubungkan pusat kegiatan masyarakat dan kawasan ekonomi penting.
Prioritaskan Penyelesaian Fase 1B
Meski demikian, Pramono menegaskan pembangunan jalur Velodrome–Ancol baru akan dimulai setelah penyelesaian LRT Jakarta Fase 1B rute Velodrome–Manggarai rampung.
“Jadi untuk LRT itu, kami dalam tahap pertama akan menyelesaikan dari Velodrome sampai dengan Manggarai,” ucap Pramono.
Menurutnya, tahapan pembangunan dilakukan secara bertahap agar pengerjaan lebih terukur dan sesuai dengan perencanaan anggaran serta kebutuhan transportasi publik Jakarta.
Target Operasi Akhir 2026
Saat ini, proyek LRT Jakarta rute Velodrome–Manggarai tengah memasuki tahap finalisasi. Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menargetkan jalur tersebut sudah dapat beroperasi pada akhir 2026.
“Dua-duanya pasti akan dibangun. Dan sekarang ini kita sedang finalisasi untuk Manggarai,” kata Pramono.
“Mudah-mudahan apakah di akhir tahun ini atau awal tahun depan, LRT dari Velodrome sampai Manggarai sudah bisa beroperasi normal,” tandasnya.