Prabowo Terbang ke Lampung, Resmikan RSUD dan Buka Munas HIPMI XVIII
Prabowo bersama rombongan terbatas bertolak dari Pangkalan TNI AU Halim Perdanakusuma, Jakarta, sekitar pukul 09.30 WIB.
Presiden Prabowo Subianto melakukan kunjungan kerja ke Provinsi Lampung pada Rabu (10/6/2026). Dalam lawatan tersebut, Prabowo dijadwalkan menghadiri sejumlah agenda strategis yang berkaitan dengan penguatan layanan kesehatan dan pengembangan dunia usaha nasional.
Berdasarkan siaran pers Sekretariat Presiden, Prabowo bersama rombongan terbatas bertolak dari Pangkalan TNI AU Halim Perdanakusuma, Jakarta, sekitar pukul 09.30 WIB.
Setibanya di Lampung, Presiden akan meresmikan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) K.H. Muhammad Thohir Krui yang berada di Kabupaten Pesisir Barat.
Peresmian rumah sakit tersebut merupakan bagian dari upaya pemerintah memperluas akses layanan kesehatan sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan bagi masyarakat, khususnya di daerah.
Pemerintah menilai keberadaan fasilitas kesehatan yang memadai menjadi salah satu faktor penting dalam pemerataan layanan kesehatan di seluruh wilayah Indonesia.
Hadiri Pembukaan Munas HIPMI XVIII
Selain agenda di sektor kesehatan, Prabowo juga dijadwalkan menghadiri sekaligus meresmikan pembukaan Musyawarah Nasional (Munas) XVIII Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI).
Munas HIPMI menjadi forum penting bagi para pengusaha muda untuk memperkuat kolaborasi, memperluas jaringan bisnis, serta merumuskan kontribusi dunia usaha dalam mendukung pembangunan dan pertumbuhan ekonomi nasional.
Kehadiran Presiden dalam agenda tersebut juga mencerminkan dukungan pemerintah terhadap penguatan peran pengusaha muda sebagai salah satu penggerak ekonomi Indonesia.
Kembali ke Jakarta Hari yang Sama
Setelah menyelesaikan seluruh agenda di Lampung, Presiden Prabowo dijadwalkan langsung kembali ke Jakarta pada hari yang sama.
Dalam kunjungan kerja ini, Prabowo didampingi sejumlah menteri Kabinet Merah Putih, yakni Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, Menteri Luar Negeri Sugiono, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Bahlil Lahadalia, Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin, Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman Maruarar Sirait, serta Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya.