Prabowo Bakal Kunjungi Hanoi untuk Teken Perjanjian ZEE Indonesia-Vietnam
Prabowo menyampaikan bahwa DPR RI akan melakukan ratifikasi kerja sama ZEE pada April 2025.
Presiden Prabowo Subianto akan melakukan kunjungan balasan ke Hanoi, Vietnam dalam waktu dekat. Kunjungan ini dilakukan usai Sekretaris Jenderal (Sekjen) Partai Komunis Vietnam To Lam berkunjung ke Indonesia pada 9-11 Maret 2025.
Prabowo mengatakan kunjungannya ke Hanoi juga untuk menandatangani implementasi perjanjian Zona Ekonomi Eksklusif (ZEE) Indonesia dan Vietnam. Perjanjian ZEE Indonesia-Vietnam sendiri sudah disepakati pada 2022..
"Saya sudah menyatakan akan mengadakan kunjungan balasan dalam waktu tidak lama lagi ke Vietnam. Disitu saya berharap kita bisa tanda tangan implementing aggreement dalam kerjasama kita dalam zona ekonomi kita yaitu perjanjian kerja sama antara kedua negara yang menyelesaikan suatu persoalan yang cukup lama tidak kita selesaikan. Mungkin belasan tahun. Alhamdulillah selesai," jelas Prabowo saat menyampaikan pernyataan pers bersama usai bertemu Sekjen To Lam di Istana Merdeka Jakarta, Senin (10/3).
Ratifikasi Kerja Sama ZEE
Prabowo menyampaikan bahwa DPR RI akan melakukan ratifikasi kerja sama ZEE pada April 2025 atau usai Hari Raya Idul Fitri. Dia pun berharap parlemen Vietnam juga segera meratifikasi kerja sama tersebut.
"Dan ratifikasi oleh parlemen kita bulan April sesudah Idul Fitri. Dan mereka juga dalam legislatif mereka juga akan ratifikasi dalam waktu dekat," ujarnya.
"Saya Insya Allah akan tanda tangan di Hanoi pada kunjungan kenegaraan saya sebagai balasan kepada kunjungan Yang Mulia (Sekjen To Lam)," sambung Prabowo.
Disisi lain, Prabowo dan Sekjen To Lam sepakat untuk meningkatkan kerja sama antara Indonesia dengan Vietnam di semua bidanf. Mulai dari, kerja sama bidang ekonomi, otomotif, perikanan, hingga industri pertahanan.
"Saya sambut baik perjanjian yang sudah kita sepakati. Dan saya yakin ini membawa kemakmuran bagi rakyat kita," tutup Prabowo.