LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

PPP sebut Muhammadiyah jadi parpol kuras tenaga dan pikiran

Wakil Sekjen PPP kubu Romi, Arsul Sani menilai Muhammadiyah jadi partai politik bakal mudah muncul fraksi di internal

2015-08-05 13:45:57
Muktamar Muhammadiyah ke-47
Advertisement

Wakil Sekjen PPP kubu Romahurmuziy (Romi), Arsul Sani menanggapi rencana Ormas Muhammadiyah menjadi partai politik. Menurutnya, p‎artai politik itu mengandung resiko tinggi, kemungkinan bakal mudah muncul fraksi di internal.

"Justru itu, saya kira setiap politik itu menguras tenaga, pikiran, dan sangat mengganggu relasi-relasi ketika kita akan berbeda pendapat," kata Arsul di DPR, Senayan, Jakarta, Rabu (5/8).

‎Akan tetapi Arsul mengakui bahwa apapun keputusan Muhammadiyah harus dihormati. Sebab dalam organisasi besar tersebut banyak tokoh intelektual berintegritas tinggi.‎

"Tapi saya kira itu akan dipikirkan dengan jernih dan hati-hati sekali, apalagi Muhammadiyah ‎ini gudangnya orang-orang pintar," tuturnya.

Jika memang benar-benar akan merubah bentuk menjadi partai politik, menurut Arsul hal tersebut wajar saja terjadi. Akan tetapi masih banyak pilihan yang lain. Salah satunya ialah menyalurkan aspirasi suara Muhammadiyah pada partai politik yang sudah ada.

‎"Itu kan wajar-wajar saja, suatu pilihan. Tetapi tetap tersedia pilihan yang lain bahwa aspirasi itu bisa disalurkan ke partai politik yang sudah ada," pungkasnya.

Sebelumnya, wacana agar Muhammadiyah menjadi partai politik kembali mengemuka dalam Muktamar Muhammadiyah ke-47 di Makassar, Sulawesi Selatan. Wacana ini sebenarnya sudah lama, namun mengemuka kembali pada muktamar kali ini.

Adalah Ketua Umum PP Muhammadiyah Din Syamsuddin yang melempar wacana itu dalam pembukaan sidang pleno pertama Muktamar Muhammadiyah. Menurutnya, ada tiga opsi soal masa depan Muhammadiyah salah satunya adalah pembentukan partai politik.

Wacana pembentukan partai politik dipastikan akan menjadi pro dan kontra. Banyak yang menilai wacana pembentukan partai sulit terwujud.

Baca juga:
Peserta Muktamar Muhammadiyah dikondisikan agar pilih calon tertentu
Memantau suasana pemilihan Pimpinan Pusat Muhammadiyah
Perjuangan Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah hingga bisa mendunia
Cerita Din sindir kisruh Muktamar NU hingga wacana bikin parpol
Kisah heroik Hasan Samay tarik sumbangan di Muktamar Muhammadiyah
Muktamar Muhammadiyah diharapkan lahirkan Ketua Umum visioner
Tradisi Muhammadiyah dakwah, tak cocok dijadikan partai politik

(mdk/gil)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.