Perjuangan Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah hingga bisa mendunia
Merdeka.com - Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) memiliki cita-cita dunia. Cita-cita ini adalah program kerja yang selalu diagung-agungkan.
Dari sini, IMM telah menunjukkan jika kadernya mampu mendunia karena sudah banyak kegiatan bertaraf internasional telah diikuti. Di antaranya, dua hari lalu IMM mengutus kader ke negeri tirai bambu untuk mempresentasikan materi tentang kerukunan umat beragama di Indonesia.
Demikian disampaikan ketua Dewan Pimpinan Pusat IMM, Beni Pramula di depan para Pimpinan Pusat Muhammadiyah dan para muktamirin saat memberikan laporan dinamika wilayah dan organisasi otonom dalam sidang lanjutan pleno II di gedung Balai Sidang Muhammadiyah malam ini, Selasa, (4/8).
Menurutnya, itu baru salah satu contoh karena masih banyak kiprah IMM lainnya yang menunjukkan kemampuan kader mampu mendunia. Seperti pada kongres Asia Afrika beberapa bulan lalu di Bandung. Di momen itu, IMM mengambil kesempatan mengundang pemuda-pemuda dari Asia Afrika.
"Dari 97 negara yang mengonfirmasi kehadirannya, ada 49 negara yang hadir di Bandung penuhi undangan kita. Dari pertemuan itu dibentuk perkumpulan Pemuda Asia Afrika dan kader IMM dipercayakan sebagai presidennya. Ini menunjukkan IMM bisa diterima dunia. Kami ujung tombak, ujung panah pengkaderan Muhammadiyah," tandas Beni Pramula.
(mdk/tyo)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya