PPIH Pastikan Jamaah Haji Indonesia Aman dari Insiden Kebakaran Al Hidayah Makkah
Insiden kebakaran terjadi di Al Hidayah Tower Makkah, namun PPIH memastikan tidak ada jamaah haji Indonesia yang menjadi korban. Simak detail penyebab dan penanganan cepatnya insiden kebakaran Al Hidayah Makkah.
Kepala Daerah Kerja Makkah Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi, Ihsan Faisal, memastikan tidak ada jamaah haji Indonesia yang menjadi korban jiwa maupun luka-luka dalam insiden kebakaran. Peristiwa ini terjadi di kompleks Al Hidayah Tower, Aziziah, Makkah, pada Jumat (6/6) sekitar pukul 18.00 Waktu Arab Saudi (WAS).
Seluruh jamaah haji Indonesia yang menginap di sektor tersebut dinyatakan aman, tanpa ada korban jiwa maupun luka-luka. Kepastian ini disampaikan setelah penanganan cepat oleh petugas di lokasi kejadian kebakaran Al Hidayah Makkah.
Insiden kebakaran tersebut diduga berasal dari sebuah ruangan karyawan hotel yang difungsikan sebagai kamar. Baterai skuter yang sedang diisi daya mengalami kelebihan panas dan meledak, memicu api serta membakar barang-barang di kamar tersebut.
Kronologi dan Penanganan Cepat Kebakaran Al Hidayah Makkah
Kebakaran di Al Hidayah Tower Makkah bermula pada Jumat sore, sekitar satu jam sebelum waktu Maghrib. Saat itu, sejumlah anggota jamaah haji Indonesia melaporkan adanya kepulan asap di depan Tower 7.
Ihsan Faisal menjelaskan bahwa titik api berasal dari kamar karyawan hotel yang sedang mengisi daya baterai skuter. Baterai tersebut diduga mengalami overheat, kemudian meledak dan membakar barang-barang di kamar. Menindaklanjuti kejadian tersebut, manajemen hotel segera menghubungi pihak pemadam kebakaran.
Sebanyak tiga unit mobil pemadam kebakaran Makkah langsung dikerahkan ke lokasi insiden kebakaran Al Hidayah Makkah. Sesuai dengan prosedur standar operasional (SOP) kedaruratan, petugas haji Sektor 10 bersama pihak manajemen hotel segera mengevakuasi para jamaah haji di Tower 6, 7, dan 8 melalui tangga darurat.
Evakuasi dilakukan karena asap yang mulai menyebar dan fasilitas lift hotel dimatikan demi keselamatan para jamaah. Sekitar pukul 20.00 WAS, petugas pemadam kebakaran menyatakan bahwa titik api telah sepenuhnya padam dan situasi kembali terkendali.
Kondisi Jamaah Haji dan Imbauan Kewaspadaan Pasca Kebakaran Al Hidayah Makkah
Setelah api padam, para jamaah haji yang sebelumnya dievakuasi kemudian diizinkan kembali ke kamar masing-masing dengan aman. PPIH memastikan tidak ada jamaah haji Indonesia yang menjadi korban luka maupun jiwa akibat insiden kebakaran Al Hidayah Makkah ini.
Pada saat kejadian, kompleks Al Hidayah Tower yang masuk dalam wilayah Sektor 10 tersebut tidak dihuni penuh oleh jamaah haji asal Embarkasi Banten, Padang, dan Banjarmasin. Hal ini karena beberapa kelompok terbang (kloter) telah bertolak kembali ke tanah air.
Sebagai langkah antisipasi, Kepala Daerah Kerja Makkah Ihsan Faisal mengimbau seluruh jamaah haji untuk lebih waspada dalam menggunakan perangkat listrik dan elektronik di dalam kamar. Penggunaan perangkat listrik perlu diperhatikan secara seksama untuk mencegah insiden serupa di Makkah.
“Kalau sudah tidak digunakan lebih baik dicabut, seperti pemanas air, pemanas nasi, ataupun charger HP,” ujar Ihsan. Ia menambahkan bahwa potensi risiko kebakaran di Makkah makin besar karena faktor cuaca di luar yang juga sangat panas.
Sumber: AntaraNews