Posko Pengungsian Matraman Diperpanjang: 12 Warga Korban Kebakaran Masih Bertahan Cari Kontrakan Rumah
Posko pengungsian tenda darurat bagi korban kebakaran di Matraman diperpanjang hingga Minggu, 12 warga masih bertahan mencari kontrakan, meski bantuan makanan siap saji telah dihentikan.
Posko pengungsian tenda darurat bagi warga korban kebakaran di Jalan Kebon Kelapa, RT 08/09, Utan Kayu Selatan, Matraman, Jakarta Timur, resmi diperpanjang.
Keputusan ini diambil setelah posko yang dikelola Suku Dinas Sosial Jakarta Timur tersebut awalnya dijadwalkan berakhir pada Jumat (10/10).
Perpanjangan ini dilakukan untuk mengakomodasi kebutuhan warga terdampak yang masih berupaya mencari tempat tinggal sementara setelah insiden kebakaran pada Senin (6/10).
Alasan Perpanjangan dan Kondisi Terkini Pengungsi
Lurah Utan Kayu Selatan, Rusli Abidin, mengonfirmasi perpanjangan operasional posko pengungsian tersebut. Ia menyatakan bahwa perpanjangan ini akan berlangsung hingga Minggu (12/10) mendatang.
"Diperpanjang, masih ada yang diungsikan sampai dengan dua hari ke depan," kata Rusli Abidin saat dikonfirmasi di Jakarta, Sabtu.
Pertimbangan utama di balik perpanjangan ini adalah karena masih banyak korban kebakaran yang membutuhkan waktu untuk mencari kontrakan rumah. Sebanyak 12 warga korban kebakaran masih bertahan di posko pengungsian, meskipun jumlah ini telah berkurang dari total awal 30 jiwa.
Bantuan Logistik dan Dukungan dari Sudin Sosial
Meskipun posko pengungsian Matraman diperpanjang, pemberian makanan siap saji dari Suku Dinas (Sudin) Sosial Jakarta Timur telah dihentikan.
Bantuan makanan siap saji tersebut berakhir sejak Jumat (10/10) karena logistik yang didistribusikan sebelumnya dianggap sudah mencukupi kebutuhan warga.
Warga yang masih bertahan kini memanfaatkan bantuan natura yang telah diterima. "Makanan siap santap selesai kemarin. Selanjutnya mereka memanfaatkan bantuan natura yang sudah diterima. Hanya tendanya saja yang sampai dengan hari Minggu," jelas Rusli.
Sudin Sosial Jakarta Timur (Jaktim) telah menyalurkan berbagai bantuan kebutuhan sandang dan pangan. Bantuan tersebut meliputi:
- 10 dus air mineral
- 10 dus mi instan
- 10 botol kecap manis
- 20 kantong minyak goreng kemasan 2 liter
- 20 paket biskuit
- 50 kaleng ikan sarden
- 10 karung beras kemasan lima kilogram
- 10 tas barang (goodie bag)
- 10 kantong kecap manis tambahan
- 10 paket sembako
- Satu dus popok ukuran M dan satu dus popok ukuran L
- 10 lembar tikar
- Lima paket perlengkapan sekolah (school kit)
Pemberian makan siap saji sendiri sudah berlangsung selama empat hari. Kepala Seksi (Kasi) Perlindungan Sosial Jaminan dan Rehabilitasi Sosial (Rehsos) Sudin Sosial Jaktim, Denny Slamet, menegaskan, "Jumat malam kemarin terakhir pemberian makanan."
Kronologi Kebakaran dan Penanganan Awal
Kebakaran yang menyebabkan warga mengungsi ini terjadi pada Senin (6/10) dan melanda lima rumah di Kelurahan Utan Kayu Selatan, Matraman, Jaktim.
Sebanyak 55 personel Suku Dinas (Sudin) Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Jakarta Timur dikerahkan untuk memadamkan api.
Dugaan awal penyebab kebakaran adalah arus pendek listrik (korsleting). Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut.
Informasi kebakaran diterima oleh Dinas Gulkarmat DKI Jakarta melalui pusat panggilan (call center) pada pukul 14.04 WIB. Api berhasil dilokalisir pada pukul 14.24 WIB, dilanjutkan dengan proses pendinginan pada pukul 14.33 WIB, dan pemadaman berakhir pukul 14.57 WIB.
Sumber: AntaraNews