LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Polri sebut perekrutan Gafatar berdasarkan azas kasih sayang

Kelompok ini mengajak orang-orang yang tidak mau dipersulit oleh ajaran agama.

2016-01-12 16:56:23
Polri
Advertisement

Hilangnya Dokter Rica Tri Handayani selama 11 hari dikabarkan lantaran bergabung dengan kelompok radikal Gerakan Fajar Nusantara (Gafatar). Menurut Kepala Divisi Humas Mabes Polri Irjen Pol Anton Charliyan, Gafatar merekrut anggotanya berdasarkan azaz kasih sayang, namun mengabaikan ajaran agama.

"Mereka (Gafatar) berdasarkan azas kasih sayang. Mereka anti kekerasan. Mereka ingin mencari peradaban baru, ini kedok dan agama dipermudah, dan menyatukan semua agama," kata Anton di gedung Humas Mabes Polri, Jakarta, Senin (12/1).

Anton menambahkan, kelompok ini pun mengajak orang-orang yang tidak mau dipersulit oleh ajaran agama. Hal ini lah yang menjadi daya tarik orang-orang ikut kelompok tersebut.

Dicontohkan Anton, ajaran Gafatar yang tidak mau ribet dengan ajaran agama, seperti pengikut Gafatar tidak diwajibkan menjalankan rukun Islam.

"Misalnya muslim, mereka (Gafatar) tidak perlu salat, puasa, yang penting orang berbuat baik, yang penting mengutamakan kasih sayang. Sehingga disebut agama yang mencari peradaban baru," ujarnya.

Anton menjelaskan alasan Gatafar dilarang di Yogyakarta. Sehingga, lanjut dia, kelompok ini pun pindah ke Kalimantan dengan berubah nama menjadi Negara Karunia Semesta Alam.

"Di sana (Kalimantan) mereka berubah nama menjadi Negara Karunia Semesta Alam," pungkas Anton.

Baca juga:
Menhan kerahkan TNI dari Sabang sampai Merauke cegah paham Gafatar
Pemerintah diminta waspada Gafatar rekrut anak-anak
Pengakuan mantan pengurus: Gafatar tak punya proyek di Kalimantan
Polisi pulangkan dr. Rica ke rumah, tetapi tetap dikawal
Polri sebut Gafatar berbahaya, masyarakat harus waspada

(mdk/dan)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.