LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Polri sebut ada 32 daerah rawan konflik saat pilkada serentak

Ada sekitar 400 ribu personel guna pengamanan pilkada serentak.

2015-08-11 11:46:54
Pilkada Serentak
Advertisement

Polri mengaku siap mengamankan perhelatan pilkada serentak yang digelar pada 9 Desember mendatang. Pihaknya memetakan ada 32 daerah rawan yang patut diwaspadai.

"Arahan Bapak Kapolri ada 32 daerah rawan (konflik), seperti di Makassar, Papua, Maluku, Lampung, Pekanbaru, Sumatera Selatan, dan Sumatera Utara. Sumatera Utara di Nias dan Tanah Karo," kata Kasubdit Dalmas Direktorat Sabhara Barhakam Mabes Polri, Kombes Pol Ricky F Wakanno Ginting di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Selasa (11/8).

Menurutnya, Polri telah menyiagakan personel dan peralatan pengamanan. Selain itu, satuan Brimob juga diperbantukan ke Kepolisian Daerah (Polda).

Dalam pilkada nanti, tambah Ricky, pihaknya siap menerjunkan sekitar 400 ribu personel guna pengamanan pilkada. Polri akan melakukan penambahan personel dengan sistem wilayah.

"Personel tergantung wilayah, misalnya terjadi masalah di Makassar, Sulawesi Selatan, maka di bantu personel dari Sulawesi Barat dan Sulawesi Tengah," pungkasnya.

Diketahui, pilkada serentak akan dilakukan oleh sembilan provinsi, 224 kabupaten, dan 36 kota. Beberapa daerah sudah mulai terlihat gesekan antar-pendukung pasangan calon kepala daerah.

Baca juga:
Polri: Ada 32 daerah rawan konflik saat Pilkada serentak
Hari terakhir pendaftaran, masih 6 daerah memiliki calon tunggal
Nyalon wali kota Tangsel, Arsid putuskan mundur dari PNS
KPU minta perantau yang tak gunakan hak pilihnya dicoret dari DPT
PDIP tak serius, ketua tim pemenangan di Pilkada Malang mundur
Parpol tak usung calon harus disanksi karena sandera demokrasi
Penantang ingin pilkada ditunda, Paloh bilang 'masuk neraka saja'

(mdk/efd)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.