KPU minta perantau yang tak gunakan hak pilihnya dicoret dari DPT
Merdeka.com - Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU), Husni Kamil Manik meminta KPU daerah agar mencoret perantau yang tak menggunakan hak pilihnya dari daftar pemilih. Pasalnya, jika mereka dipaksakan masuk dalam daftar pemilih, justru akan menambah jumlah golput (golongan putih).
“Kalau para perantau ini tidak bisa pulang untuk menggunakan hak pilihnya, ada baiknya tidak dimasukkan dalam daftar pemilih saja. Kalau dipaksakan jumlah golput akan semakin banyak,” ujar Husni saat berkunjung ke KPU Kabupaten Sukoharjo, Senin (10/8).
Untuk itu, tegas Husni, pihaknya terus mengimbau kepada KPU kabupaten/kota agar lebih memperhatikan pemilih yang merupakan warga perantau. KPU di daerah, kata dia, harus bisa memastikan kepulangan perantau.
"Mereka harus memastikan apakah para perantau ini akan menggunakan hak pilihnya pada pilkada 9 Desember nanti atau tidak," ucapnya.
Sementara dalam kunjungannya ke KPU Sukoharjo, Husni yang didampingi Ketua KPU Jawa Tengah Joko Purnomo tidak banyak memberikan evaluasi. Menurut dia, dalam pelaksanaan rangkaian awal pilkada di Kota Makmur tersebut, tidak banyak catatan.
"Tidak banyak catatan, semua proses sudah berjalan dengan lancar. Sudah ada dua calon yang terdaftar, sehingga hanya menunggu tahapan selanjutnya," pungkasnya.
(mdk/ren)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya