LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Polri minta situs masuk polisi harus tes keperawanan diblokir

"Kepolisian menyarankan pada Kemenkominfo untuk diblokir. Namun masih ada prosedur yang harus dilaksanakan."

2014-11-25 15:24:48
Polisi
Advertisement

Beredarnya situs palsu atas nama kepolisian diduga menjadi salah satu penyebab munculnya isu tes keperawanan yang saat ini ramai dibicarakan di masyarakat. Situs itu berisi tentang informasi tata cara penerimaan menjadi anggota Polri.

Alamat website palsu itu www.infopendaftaranpolri.com. Sementara website resmi Polri terkait informasi penerimaan calon anggota Kepolisian Indonesia adalah www.penerimaan.polri.go.id.

Situs palsu tersebut mencantumkan logo Humas Polri pada sisi kanan atas. Dalam situs palsu tersebut, tertulis bahwa salah satu tes yang harus dilakukan calon peserta adalah tes keperawanan.

Kepala Divisi Humas Polri Irjen Ronny F Sompie mengatakan kepolisian sudah melakukan pengajuan pemblokiran website palsu tersebut kepada Kemenkominfo. Menurutnya, soal pemblokiran bukan wewenang kepolisian.

"Pemblokiran itu bukan di kepolisian. Kepolisian menyarankan pada Kemenkominfo untuk diblokir. Namun masih ada prosedur yang harus dilaksanakan sehingga belum diblokir," katanya di press room Divhumas Polri, Selasa (25/11).

Ronny berharap media bisa memberikan wawasan pada masyarakat untuk tidak melihat secara negatif terhadap isu tes keperawanan.

"Kalau media mampu menjelaskan dan masyarakat paham, tidak perlu semua permasalahan dilakukan penegakan hukum. Yang penting bagaimana kita sebagai anak bangsa memperutuh kesatuan. Jangan menjelekkan satu sama lain. Kalau kita saling menjelekkan yang rugi kan negara kita juga. Karena polri ini milik negara kita, bekerja untuk masyarakat," tuturnya.

Baca juga:
Syarat perawan bagi calon Polwan dinilai melanggar HAM
'Tes keperawanan calon polisi serangan seksual pada perempuan'
Polri: Enggak ada istilah tidak jadi Polwan karena tak perawan
Internal Polri tak satu kata soal tes keperawanan Polwan
Prof JE Sahetapy sebut PR Polri banyak, bukan cuma urusi perawan
PKS: Tes keperawanan Polwan harus hati-hati dan jaga kehormatan
Polri ingin perawan yang baik untuk calon Polwan

(mdk/did)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.