Polresta Ambon Imbau Warga Jaga Kamtibmas Selama Nobar Piala Dunia 2026: Rayakan dengan Aman dan Tertib
Polresta Ambon mengeluarkan imbauan kamtibmas khusus untuk warga selama nonton bareng Piala Dunia 2026. Simak langkah-langkah menjaga keamanan dan ketertiban agar perayaan tetap kondusif.
Euforia Piala Dunia 2026 telah mulai terasa di berbagai penjuru dunia, termasuk di Kota Ambon. Menyongsong perhelatan akbar sepak bola ini, Kepolisian Resor Kota (Polresta) Pulau Ambon dan Pulau-Pulau Lease mengambil langkah proaktif. Mereka mengeluarkan imbauan penting kepada seluruh masyarakat.
Imbauan tersebut bertujuan untuk memastikan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) tetap terjaga selama kegiatan nonton bareng (nobar) berlangsung. Kapolresta Pulau Ambon dan Pulau-Pulau Lease, Kombes Pol Yoga Putra Prima Setya, menegaskan pentingnya perayaan yang bijak.
Kombes Pol Yoga Putra Prima Setya, pada Jumat (12/6) di Ambon, mengajak warga untuk bersama-sama menciptakan suasana kondusif. Hal ini demi kenyamanan dan keselamatan seluruh lapisan masyarakat, baik saat nobar maupun perayaan terkait Piala Dunia 2026.
Menghindari Konvoi dan Barang Terlarang Saat Nobar
Polresta Ambon secara tegas mengingatkan masyarakat untuk tidak melakukan konvoi atau arak-arakan kendaraan setelah kegiatan nonton bareng. Tindakan semacam ini berpotensi besar menimbulkan kecelakaan lalu lintas yang tidak diinginkan. Selain itu, konvoi juga dapat mengganggu ketertiban umum serta kenyamanan pengguna jalan lainnya.
Selain larangan konvoi, warga yang berpartisipasi dalam nobar juga diminta untuk menjaga ketertiban pribadi. Penting untuk tidak membawa barang-barang terlarang ke lokasi kegiatan. Barang-barang yang dimaksud meliputi narkotika, minuman keras, senjata tajam, maupun benda berbahaya lainnya yang dapat memicu kericuhan atau tindakan kriminal.
Kapolresta Yoga Putra Prima Setya menekankan bahwa kepatuhan terhadap imbauan ini sangat krusial. Ini bertujuan untuk menciptakan lingkungan nobar yang aman dan nyaman bagi semua penonton. Keamanan bersama menjadi prioritas utama selama perayaan ajang sepak bola empat tahunan tersebut.
Larangan Berkendara Ugal-ugalan dan Provokasi Antarpendukung
Dalam upaya menjaga kamtibmas, Polresta Ambon juga menyoroti perilaku berkendara. Masyarakat diingatkan untuk tidak mengendarai kendaraan secara ugal-ugalan atau kebut-kebutan di jalan raya. Penggunaan knalpot yang tidak sesuai spesifikasi teknis juga dilarang karena dapat mengganggu kenyamanan warga sekitar.
Lebih lanjut, Kapolresta mengimbau agar masyarakat tidak mengonsumsi minuman keras selama atau setelah nobar. Konsumsi miras seringkali menjadi pemicu tindakan tidak terpuji, termasuk tawuran antarpendukung tim. Provokasi dalam bentuk apapun antar suporter juga harus dihindari demi menjaga suasana damai.
Penyalaan petasan atau flare merupakan tindakan lain yang sangat dilarang. Benda-benda ini tidak hanya berpotensi membahayakan keselamatan diri sendiri dan orang lain, tetapi juga dapat menyebabkan kebakaran atau kepanikan massal. Kesadaran dan tanggung jawab kolektif sangat dibutuhkan.
Pengawasan Ketat dan Pesan Persaudaraan dari Polresta Ambon
Sebagai bentuk komitmen dalam menjaga keamanan, Polresta Ambon akan terus melakukan pengamanan dan pengawasan. Sejumlah titik keramaian yang menjadi lokasi nonton bareng Piala Dunia 2026 akan dipantau secara intensif oleh petugas kepolisian. Langkah ini diambil untuk mencegah potensi gangguan kamtibmas.
Kapolresta Yoga Putra Prima Setya mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menyikapi hasil pertandingan dengan dewasa. Kemenangan maupun kekalahan tim yang didukung hendaknya diterima dengan lapang dada, tanpa harus menimbulkan konflik. Semangat sportivitas harus selalu dijunjung tinggi.
“Mari rayakan Piala Dunia dengan aman, tertib, dan penuh persaudaraan demi menjaga Ambon tetap damai dan kondusif,” ujar Kombes Pol Yoga. Pesan ini menjadi penutup imbauan, menekankan pentingnya kebersamaan dalam merayakan euforia sepak bola global.
Sumber: AntaraNews