Polres Ternate Amankan Pemuda Konsumsi Miras Ilegal, Jaga Ketertiban Ramadan
Polres Ternate amankan sekelompok pemuda yang kedapatan konsumsi miras ilegal dan membuat keributan di Kota Baru. Penertiban ini dilakukan demi menjaga ketertiban, terutama di Bulan Ramadan.
Personel Satuan Samapta Polres Ternate baru-baru ini berhasil menertibkan sekelompok pemuda yang diduga mengonsumsi minuman beralkohol ilegal. Aksi penertiban ini dilakukan setelah adanya laporan masyarakat yang merasa terganggu oleh keributan yang ditimbulkan di kawasan Kota Baru, Kota Ternate. Kejadian ini berlangsung pada Sabtu, 7 Maret 2026, di tengah suasana Bulan Suci Ramadan yang seharusnya dijaga ketenangan dan ketertibannya.
Penertiban oleh Polres Ternate ini merupakan respons cepat terhadap keluhan warga yang resah dengan perilaku para pemuda tersebut. Laporan yang masuk mengindikasikan adanya konsumsi miras ilegal yang berujung pada gangguan ketertiban umum. Pihak kepolisian menegaskan komitmennya untuk menjaga keamanan dan kenyamanan masyarakat, terutama selama bulan yang penuh berkah ini.
Setelah menerima laporan, personel piket Unit 1 Sat Samapta Polres Ternate segera bergerak menuju lokasi kejadian. Mereka bertindak tegas namun persuasif untuk mengamankan para pemuda yang terlibat. Langkah ini diambil untuk mencegah eskalasi gangguan dan memberikan efek jera kepada pelaku.
Respons Cepat Polres Ternate Atasi Gangguan Miras Ilegal
Kasat Samapta Polres Ternate, Ipda Iwan Mole, menjelaskan bahwa penertiban ini dilakukan setelah pihaknya menerima laporan dari masyarakat. Warga merasa sangat terganggu dengan aktivitas para pemuda tersebut, terlebih di Bulan Suci Ramadan yang mengharuskan terciptanya suasana tenang dan tertib di lingkungan sekitar. Laporan ini menjadi dasar bagi kepolisian untuk segera bertindak.
Personel piket Unit 1 Sat Samapta langsung bergerak menuju lokasi kejadian di Kelurahan Kota Baru setelah menerima informasi. Kecepatan respons ini menunjukkan keseriusan Polres Ternate dalam menanggapi setiap aduan masyarakat terkait gangguan keamanan dan ketertiban. Situasi di lokasi kejadian segera dapat dikendalikan oleh aparat kepolisian.
Setibanya di lokasi, personel Unit 1 Sat Samapta yang dipimpin oleh Kasubnit 1, Bripka Haris Ade, segera melakukan penertiban terhadap para pemuda tersebut. Para pemuda yang kedapatan mengonsumsi minuman beralkohol ilegal dan membuat keributan langsung diamankan. Mereka kemudian dibawa ke Mapolres Ternate untuk diberikan pembinaan lebih lanjut.
Pembinaan dan Imbauan Kamtibmas dari Polres Ternate
Bentuk pembinaan yang diberikan kepada para pemuda tersebut berupa tindakan disiplin seperti push-up dan jalan jongkok. Tindakan ini bertujuan sebagai efek jera agar mereka tidak mengulangi perbuatannya yang dapat mengganggu ketertiban umum. Pembinaan ini diharapkan dapat menyadarkan para pemuda akan dampak negatif dari tindakan mereka.
Setelah menjalani pembinaan, personel Unit 1 Sat Samapta Polres Ternate menyerahkan para pemuda tersebut kepada petugas piket Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polres Ternate. Di sana, mereka dimintai keterangan lebih lanjut dan diminta membuat surat pernyataan. Surat pernyataan ini menjadi komitmen untuk tidak mengulangi perbuatan serupa di kemudian hari.
Pada kesempatan yang sama, Kasi Humas Polres Ternate juga mengimbau masyarakat, khususnya para pemuda, untuk tidak mengonsumsi minuman keras secara berlebihan. Selain itu, masyarakat juga diminta untuk tidak melakukan tindakan yang dapat mengganggu keamanan dan ketertiban. Imbauan ini sangat penting untuk menjaga suasana kondusif di Kota Ternate.
Pihak Polres Ternate mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) yang aman dan kondusif. Ajakan ini sangat relevan, terutama di Bulan Suci Ramadan, agar ibadah dapat berjalan dengan tenang dan damai. Kerjasama antara polisi dan masyarakat menjadi kunci utama dalam menciptakan lingkungan yang aman.
Sumber: AntaraNews