Polres Raja Ampat Temukan Penimbunan 4 Ton BBM
Kasat Reskrim Polres Raja Ampat, AKP Bernadus Okoka, mengatakan penimbunan BBM tersebut ditemukan saat pihaknya melakukan operasi pasar guna mengantisipasi kelangkaan bahan bakar menjelang Natal dan Tahun Baru 2019 di Kabupaten Raja Ampat.
Kepolisian Resor Raja Ampat mengamankan 4 ton bahan bakar minyak (BBM) diduga hasil penimbunan di Distrik Waisai, Ibu Kota Kabupaten Raja Ampat, Papua Barat. BBM berbagai jenis tersebut ditemukan di beberapa pangkalan minyak yang ada di Waisai.
Kasat Reskrim Polres Raja Ampat, AKP Bernadus Okoka, mengatakan penimbunan BBM tersebut ditemukan saat pihaknya melakukan operasi pasar guna mengantisipasi kelangkaan bahan bakar menjelang Natal dan Tahun Baru 2019 di Kabupaten Raja Ampat.
"Bahan bakar tersebut diduga dibeli oleh pangkalan minyak di Waisai dengan harga subsidi dari SPBU, kemudian disimpan, lalu dijual kepada masyarakat dengan harga industri," katanya, demikian dikutip dari Antara, Jumat (30/11).
Menurut dia, BBM itu sudah diamankan di Polres Raja Ampat guna melakukan penyelidikan untuk proses hukum lebih lanjut. Selain barang bukti, kata dia, pemilik beberapa pangkalan minyak sedang menjalani pemeriksaan oleh Satuan Reskrim Polres Raja Ampat.
Ia mengatakan bahwa pihaknya juga melakukan pemeriksaan kepada pihak SPBU di Waisai yang dicurigai menjual BBM subsidi tersebut.
"Jika terbukti karyawan yang menjual, akan menjalani proses hukum," ujarnya.
Baca juga:
Terindikasi curangi konsumen, dua mesin BBM di Bandung disegel
200 Liter BBM bersubsidi disalahgunakan untuk kegiatan industri
Polisi ungkap 2 SPBU di Tangerang & Ciputat curangi konsumen dengan kurangi takaran
Polisi tangkap pengedar ribuan liter BBM ilegal hasil sulingan sumur tua
Selewengkan BBM, dua pegawai SPBU raup Rp 18 juta per bulan
Diduga timbun BBM, polisi di Papua terkena OTT TNI
Polisi Bulungan amankan sopir dan mobil isi puluhan jeriken BBM