Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Diduga timbun BBM, polisi di Papua terkena OTT TNI

Diduga timbun BBM, polisi di Papua terkena OTT TNI Ilustrasi Penimbunan BBM. ©2012 Merdeka.com

Merdeka.com - Anggota polisi dari Polres Jayapura terkena operasi tangkap tangan (OTT) yang dilakukan TNI pada Sabtu (24/2) kemarin. Personel yang diketahui bernama Brigadir Aris diduga melakukan penimbunan bahan bakar minyak (BBM).

Sebelum dilakukan penangkapan, pukul 10.30 WIT, tim melakukan pengarahan terkait pembagian tugas di sekitar daerah Jalan Dunlop Sentani. Lalu, tim langsung melakukan pemeriksaan BBM yang berada di lokasi tersebut, dan membawa yang bersangkutan ke Mapomdam XVII/Cendrawasih.

Kepala Penerangan Daerah Militer (Kapendam) Cendrawasih Papua, Kolonel Inf M Aidi, mengatakan OTT dilakukan setelah pihaknya mendapatkan informasi ada prajurit TNI yang diduga menimbun BBM. Informasi itu ditelusuri tim Gabungan dari Pomdam XVII/Cendrawasih, Den Inteldam XVII/Cendrawasih dan Intelrem 172/Pwy dengan melakukan operasi di Jalan Dunlop Sentani. Ternyata penimbunan tersebut adalah anggota Polri.

"Sehingga setelah dilakukan penangkapan, kita sepenuhnya serahkan ke Polri," kata Aidi saat dikonfirmasi, Senin (26/2).

Menurutnya, penangkapan ini bukan karena sengaja menargetkan pihak tertentu. Justru bentuk kerja sama TNI dan Polri.

"Jadi kita membantu Polri untuk melakukan penegakan disiplin kepada anggota. Jadi tidak ada unsur Kodam mengintai Polri, tapi awalnya informasi masyarakat itu yang melakukan anggota TNI," tegasnya.

Ditambahkan Kabid Humas Mapolda Papua Kombes AM Kamal saat ini Brigadir Aris sudah diperiksa Propam.

"Anggota Polri (yang ditangkap) sedang dilakukan penanganan oleh Propam (Profesi dan Pengamanan) Polda Papua secara intensif," kata Kamal saat dikonfirmasi.

(mdk/lia)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP