Polisi selidiki pengeroyokan pengemudi Nissan X-Trail di underpass Senen
Kapolres Jakarta Pusat Kombes Roma Hutajulu mengatakan peristiwa berawal dari wilayah Jakarta Utara di mana terjadi kecelakaan yang menyebabkan tewasnya seorang sopir ojek online yang tinggal di Johar Baru, Jakarta Pusat.
HS, pengemudi Nissan X-Trail putih dikeroyok sejumlah driver ojek online di Underpass Senen, Jakarta Pusat pada Rabu (28/2) pukul 21.00 Wib. Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Raden Prabowo Argo Yuwono, mengatakan kasus itu sedang diselidiki untuk mendalami siapa otak dan pelaku pengeroyokan tersebut.
"Masih dalam penyelidikan siapa pelakunya," kata Argo di Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Kamis (1/2).
Sebelumnya, Kapolres Jakarta Pusat Kombes Roma Hutajulu mengatakan peristiwa berawal dari wilayah Jakarta Utara di mana terjadi kecelakaan yang menyebabkan tewasnya seorang sopir ojek online yang tinggal di Johar Baru, Jakarta Pusat.
"Kemudian, lanjut dinaikkan ambulance yang dikawal oleh iring-iringan sopir ojek online dari Jakarta Utara," jelas Roma dalam keterangannya, Kamis (1/3).
Sesampainya di Cempaka Putih, lanjutnya, tepat di RSI terjadi serempetan antara iring-iringan sopir ojek online dengan mobil Nissan X-Trail. "Mobil tersebut tidak mau berhenti. Kemudian dikejar para pengemudi ojek online motor sampai di terowongan underpass masuk Johar Baru posisi macet sehingga mobil Nissan tidak bisa laju kemudian dirusak oleh para pengemudi ojek online," tuturnya.
Akibat diamuk massa ojek online, pengemudi mobil mengalami luka di bagian mata sebelah kiri serta kepala sebelah kanan robek. Kemudian, untuk rekan pengemudi mobil mengalami luka bibir sebelah kiri, kepala sebelah.
"Serta saksi dari sopir ojek online luka tangan sebelah kiri dan kanan robek, serta kepala sebelah kiri memar. Mobil dalam keadaan rusak," jelas dia.
Baca juga:
Kronologi Sopir Nissan X-Trail Diamuk Pasca Serempet Iring-iringan Ojol
Serempet iring-iringan ojek online, sopir Nissan X-Trail diamuk
Berkah Go-Food untuk UMKM
Target IPO tahun depan, Uber jual bisnis di kawasan Indonesia dkk pada Grab
Diserang ojek pangkalan, driver online di Cianjur lapor polisi
Tim gabungan siap tertibkan taksi online di Medan
Sewa markas Rp 10 juta perbulan, begini aksi driver Grab layani order fiktif