Polisi sebut ada 15 jemaah umrah yang tak diberangkatkan Ada Tour and Travel
Argo tak merinci siapa-siapa saja nama-nama para calon jamaah umrah yang tergabung dalam biro perjalanan milik Lasty yang tidak diberangkatkan ini.
Penyidik Ditreskrimum Polda Metro Jaya telah memeriksa Lasty Annisa selaku pemilik Ada Tour and Travel, sebagai tersangka. Lasty menjadi tersangka terkait kasus dugaan penggelapan dan penipuan atas laporan yang dibuat oleh Lyra Virna.
Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Argo Yuwono mengatakan, sudah ada beberapa calon jamaah umrah yang ikut dalam biro perjalanan milik Lasty tersebut.
"Sudah sekitar 15 orang (calon jemaah) ya yang tidak jadi berangkat berkaitan dengan travelnya dia (Lasty Annisa)," kata Argo di Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Rabu (28/3).
Sayangnya, Argo tak merinci siapa-siapa saja nama-nama para calon jamaah umrah yang tergabung dalam biro perjalanan milik Lasty yang tidak diberangkatkan ini. Dan sampai saat ini juga pihaknya masih mendalami dengan meminta keterangan dari Lasty.
"Kita masih mendalami, dan kita masih meminta berkaitan dengan bukti-bukti yang bersangkutan sudah menerima (uang) dari siapa saja," ujarnya.
Sebelumnya, Subdit Cyber Crime Ditreskrimsus Polda Metro Jaya menetapkan Lyra sebagai tersangka kasus pencemaran nama baik melalui ITE pada 13 Maret 2018. Lyra dijerat dengan Pasal 27 ayat 3 jo Pasal 45 ayat 3 UU RI Nomor 19 Tahun 2016 tentang Perubahan UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang ITE.
Kasus pencemaran nama baik ini bermula saat Lyra curhat melalui Instagram soal biro perjalanan haji Ada Tours and Travel. Lyra kemudian dipolisikan oleh Lasty Annisa pada 19 Mei 2017.
Berselang berapa hari, Subdit Kamneg Ditreskrimum Polda Metro Jaya menetapkan Lasty sebagai tersangka atas dugaan penipuan dan penggelapan. Polisi menyatakan hasil penyidikan, Lasty memenuhi unsur untuk ditetapkan sebagai tersangka.
Lasty dilaporkan oleh Lyra pada tanggal 8 Juni 2017 silam. Lasty dituduh telah menggelapkan uang Lyra untuk perjalanan umrah dirinya dan suaminya, Fadlan Muhammad.
Baca juga:
Polisi jemput paksa bos Ada Tours and Travel terkait laporan Lyra Virna
Polisi tak masalah ancaman Lyra Virna laporkan penyidik ke Propam
Besok, Lyra Virna diperiksa atas kasus pencemaran nama perusahaan
Artis Lyra Virna jadi tersangka kasus pencemaran nama baik
Gara-gara kicauan ini Lyra Virna berurusan dengan polisi