LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Polisi Miran tegur dulu baru tilang, kalau bandel gembosi ban

Semua pelanggar aturan di jalan raya tak ada yang lolos dari tegurannya.

2013-04-05 08:00:39
polisi teladan
Advertisement

Polisi yang sangat dikenal warga Malang, Muhammad Miran dikenal sebagai polisi yang tegas dalam menegakkan disiplin. Semua pelanggar aturan di jalan raya tak ada yang lolos dari tegurannya.

"Ketika saya mengabdi di Malang Kota, saya bikin becak-becak itu tertib, sopir-sopir bus, angkutan kota, truk juga tertib," ungkap Miran mengenang masa-masa pengabdiannya.

Miran juga lekat dalam ingatan warga Kota Malang sebagai polisi 'penertib becak'. Karena pada masa itu, banyak becak yang tak mematuhi aturan. Misalkan parkir sembarangan, melanggar aturan lalu lintas, dan lainnya. Jika melanggar aturan, Miran tak segan-segan untuk menegur, bahkan menggembosi ban becak yang nakal.

Meski dikenal tegas, Miran bukannya tak punya belas kasihan. Jika mendapati sopir truk, angkutan kota, atau bus ketahuan sekali melanggar rambu-rambu, misalkan berhenti di depan tanda dilarang parkir atau dilarang stop, Miran terlebih dulu memperingatkannya.

"Kalau sampai ketahuan sama saya sekali lagi, saya tilang! Awas, ingat-ingat!" kata Miran pada merdeka.com (03/04).

Menurut Miran, yang terpenting adalah menyadarkan masyarakat atas pelanggaran yang mereka lakukan. Ini dilakukan agar masyarakat lebih tertib menaati peraturan lalu lintas. Ketegasan Miran ini membuatnya dihormati, sekaligus disegani oleh masyarakat. Tak hanya tukang becak atau masyarakat secara umum, Miran juga disegani oleh para petinggi seperti wali kota Malang.

Miran juga dikenal sebagai polisi jujur. Dia tak mau makan uang damai. Setiap bulan, amplop gaji Miran diserahkan sepenuhnya pada istri. Miran percaya istrinya, Sutinah, bisa mengelola dengan baik. Dengan bijak, Sutinah pun tidak menggunakan uang itu untuk memanjakan anaknya.

Sebaliknya, anak-anak Miran dan Sutinah dididik untuk bekerja keras. "Uang untuk anak selalu dijatah. Jadi kalau belum waktunya dikasih yang, padahal sudah habis, ya nggak dikasih," beber Miran.

Penuturan Miran pun dibenarkan oleh istrinya yang mengaku bahwa anak-anaknya tidak dimanjakan dan diajarkan untuk selalu bekerja keras. "Anak-anak saya didik kalau cari uang itu nggak mudah. Jadi nanti harus kerja keras biar orang lain nggak semena-mena sama mereka (anak saya)," papar Sutinah.

Miran dan Sutinah, meskipun sama-sama bekerja, memang tidak begitu saja memberikan gajinya pada anak. Menurut Miran, anak perlu diajarkan agar bisa disiplin sejak kecil.

Didikan Miran pada anaknya pun tidak sia-sia. Ketiga anaknya kini telah bekerja sebagai anggota TNI, pegawai bank, dan satu lagi menjadi dokter spesialis. Prinsip selalu bekerja keras mengantarkan ketiga anak Miran meraih kesuksesan. Itulah Miran, polisi jujur yang bukan cuma keras di jalan, tetapi juga tegas pada anak-anaknya.

Beredar video polisi mengajak damai bule Belanda di Bali

Baca juga:
Polisi Miran: Saya nggak pernah dan nggak mau minta uang!
Kisah kehebatan polisi Miran bikin takut wali kota Malang
5 Cerita kejujuran polisi Aiptu Jailani
Jenderal Ursinus Medellu polisi lalu lintas paling jujur
Kisah Aiptu Jailani, polantas jujur & tak kenal damai di Gresik

Advertisement
(mdk/tts)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.