Polisi Identifikasi 81 TPS di Kota Bekasi Kategori Rawan
Sejumlah TPS masuk dalam kategori rawan seperti riwayat pada pemilihan umum maupun pelaksanaan Pilkada sebelumnya. Selain itu, di lokasi itu ada pendukung Capres-Cawapres yang berimbang.
Kepolisian Resor Metro Bekasi Kota mengidentifikasi sebanyak 81 tempat pemungutan suara (TPS) di wilayah setempat masuk dalam kategori rawan. Sehingga, aparat keamanan gabungan mengantisipasi terjadinya gangguan selama pelaksanaan coblosan yang berlangsung pada Rabu (17/4).
"Ada beberapa variable yang dapat menyimpulkan TPS dalam kategori rawan," kata Kapolres Metro Bekasi Kota, Kombes Indarto di Bekasi, Selasa (16/4).
Indarto menyebut, sejumlah TPS masuk dalam kategori rawan seperti riwayat pada pemilihan umum maupun pelaksanaan Pilkada sebelumnya. Selain itu, di lokasi itu ada pendukung Capres-Cawapres yang berimbang.
"TPS rawan banjir juga masuk dalam kategori rawan, sehingga ada antisipasi jika sewaktu-waktu air naik," kata Indarto.
Menurut Indarto, TPS rawan tersebut hampir ada di semua Kecamatan di Kota Bekasi. Karena itu, kata dia, pengamanan di TPS rawan dipertebal. Selain pengamanan dengan sistem 2 polisi berjaga 8 TPS, kata dia, ada polisi bersenjata lengkap berpatroli secara intensif.
Kepolisian menjamin keamanan selama proses pencoblosan. Ia meminta masyarakat tidak takut datang ke TPS untuk menggunakan hak pilihnya.
"Panglima TNI, Kapolri menyampaikan bahwa ayo nyoblos karena TNI-Polri menjamin kenyamanan. Insya Allah untuk Kota Bekasi aman," ujar Indarto.
Baca juga:
Ma'ruf Amin Sempatkan Berolahraga Sebelum Mencoblos
Selama Masa Tenang, Bawaslu DKI Copot 226.184 APK
Sandiaga Klaim Tugaskan 15 Emak-Emak Jaga TPS & Bantu Sediakan Konsumsi
Surat Suara Tercoblos, KPU Akan Laporkan PPLN Kuala Lumpur ke DKPPP
KPU Tindak Lanjuti Rekomendasi Kisruh Pemungutan Suara di Malaysia & Sidney