Polisi akan periksa kejiwaan suami pegawai BNN Bogor
Keterangan tersangka hingga kini terus berubah-ubah. Polisi juga akan mengambil tes urine untuk memastikan tersangka dalam pengaruh narkoba atau tidak saat kejadian pembunuhan.
Kepala Satuan Reskrim Polres Bogor Ajun Komisaris Bimantoro mengatakan, sejauh ini polisi masih menelusuri keberadaan senjata api yang digunakan tersangka AM untuk membunuh Indria Kameswari (38), petugas Badan Narkotika Nasional (BNN) Lido, Bogor, Jawa Barat.
"Senjata belum bisa ditemukan. Jenisnya juga belum ketahuan apakah rakitan atau bukan," kata Bimantoro, Rabu (6/9).
Bimantoro menjelaskan, polisi telah memeriksa lebih dari lima saksi termasuk meminta keterangan dari anak korban dan tersangka.
Lanjut dia, dari hasil pemeriksaan sementara, motif pembunuhan itu karena pertengkaran keluarga. "Kita akan ambil tes urine apakah tersangka mengkonsumsi narkoba atau tidak, termasuk memeriksa kejiwaannya. Karena tersangka dalam memberikan keterangan tidak konsisten," ungkapnya.
Sebelumnya, AM ditangkap oleh petugas gabungan saat bersembunyi di Batam, Kepulauan Riau, pada Minggu (3/9) malam.
AM merupakan suami korban yang sempat menghilang setelah korban ditemukan tewas di rumah kontrakannya, di Perumahan River Valley, Kecamatan Cijeruk, Kabupaten Bogor.
Baca juga:
Motif suami bunuh pegawai BNN Bogor karena pertengkaran masalah keluarga
Tersangka sembunyikan pistol yang dipakai membunuh pegawai BNN Bogor
Menjerat tersangka pembunuhan pegawai BNN Bogor
Tetangga sebut sosok Abdul Malik pembunuh Indria keras & tertutup
Ibu pegawai BNN yang ditembak suami urus surat kematian di Warakas