LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Polda Jateng Sebut Motif Batu Keraton Agung Sejagat Mencontoh Gambar di Internet

Polda Jawa Tengah (Jateng) memastikan batu di kompleks Keraton Agung Sejagat diambil dari gunung yang ada di Jateng. Raja Toto Santoso memesan gambar, tulisan dari pemahat agar batu itu dipercaya seperti asli peninggalan Mataram oleh pengikutnya.

2020-01-23 17:43:27
Keraton Agung Sejagat
Advertisement

Polda Jawa Tengah (Jateng) memastikan batu di kompleks Keraton Agung Sejagat diambil dari gunung yang ada di Jateng. Raja Toto Santoso memesan gambar, tulisan dari pemahat agar batu itu dipercaya seperti asli peninggalan Mataram oleh pengikutnya.

"Jadi yang memahat batu itu Empu Wijoyo Kusumo. Sedangkan motif pahatan yang ada di batu tersebut juga mencontoh motif yang ada di internet," kata Kabid Humas Polda Jateng Kombes Pol Iskandar Fitriana Sutisna, Kamis (23/1).

Dia menyebut selain itu pengikut Keraton Agung Sejagat setiap Kliwon melakukan ritual suci untuk membersihkan jasmani dan rohani mereka di sebuah kolam suci yang ada di Keraton Agung Sejagat.

Advertisement

"Mereka melakukan setiap hari Jawa seperti Kamis Kliwon, Jumat Kliwon Selasa Kliwon untuk membersihkan diri mereka di kolam suci tersebut," ujarnya.

Di kolam tersebut mereka berendam. Selain raja dan ratu, untuk sisi timur untuk laki-laki dan sisi barat untuk perempuan. Sebelum ritual itu dilakukan juga ditaburi bunga-bunga terlebih dahulu.

"Kolamnya terbagi dua, setelah itu mereka melanjutkan ritual dengan bakar dupa tidak jauh dengan kolam suci," jelasnya.

Advertisement

Terkait pemeriksaan psikologis kepada Toto Santosa dan Fanni Aminadia, dinyatakan tidak memiliki gangguan jiwa.

"Mereka membuat perencanaan Keraton Agung Sejagat itu sadar dan mengerti. Artinya mereka tidak memiliki gangguan jiwa. Ini sudah cukup menjadi bukti pendukung dari keterangan saksi," terangnya.

Selain mendirikan Keraton Agung Sejagat di Purworejo, keduanya juga merencanakan untuk mendirikan cabang di daerah lain. "Artinya mereka membuat Keraton Agung Sejagat tidak main-main, sudah direncanakan dengan detail. Jika mereka mengalami gangguan jiwa tidak mungkin mereka buka rekening di bank, mengumpulkan uang dan mendapatkan pengikut yang sebegitu banyaknya," tutupnya.

Baca juga:
Wapres Ma'ruf Tegaskan Pemerintah Tak akan Biarkan Munculnya 'Kerajaan-kerajaan' Baru
Polisi Temukan Aliran Dana Rp1,4 Miliar di Rekening Raja Keraton Agung Sejagat
Akui Keraton Agung Sejagat Fiktif, Totok Santosa Minta Maaf
Dicecar Soal Makam Janin, 'Ratu' Keraton Agung Sejagat Selalu Menangis
Ketua DPR Minta BIN Cermati Fenomena Kemunculan Kerajaan Baru
Geger Ratu Keraton Agung Sejagat Sempat Alami Keguguran

(mdk/cob)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.