Polda Jabar Konservasi Gunung Gede: Tebar Benih Rotan, Saninten, dan Lepas Elang Bido
Polda Jabar menggelar aksi konservasi besar-besaran di Gunung Gede, menanam benih rotan dan saninten, serta melepasliarkan elang bido. Upaya ini bertujuan memulihkan ekosistem dan membangun fasilitas pendaki. Simak detail lengkapnya.
Kepolisian Daerah Jawa Barat (Polda Jabar) menggelar aksi konservasi lingkungan di kawasan Taman Nasional Gunung Gede Pangrango (TNGGP) pada Sabtu, 9 Mei 2026. Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Kapolda Jabar Irjen Pol Rudi Setiawan, melibatkan lebih dari 200 anggota Polri dari Polda Jabar dan Polres Cianjur. Fokus utama aksi ini adalah pemulihan ekosistem melalui penaburan benih tanaman endemik dan pelepasliaran satwa.
Rombongan melakukan pendakian ke Gunung Gede melalui pintu masuk Gunung Putri, sambil melaksanakan berbagai kegiatan pelestarian. Aksi ini juga melibatkan masyarakat sekitar, menunjukkan komitmen bersama dalam menjaga kelestarian alam. Selain itu, kegiatan ini merupakan bagian dari upaya nyata untuk melestarikan keanekaragaman hayati di wilayah Jawa Barat.
Kapolres Cianjur AKBP Alexander Yurikho Hadi menjelaskan, aksi ini adalah bentuk kepedulian terhadap ekosistem pegunungan yang kaya keanekaragaman hayati. Penaburan benih rotan dan saninten, serta pelepasliaran burung elang ular bido (Spilornis cheela) menjadi agenda utama. Kegiatan ini diharapkan memberikan manfaat jangka panjang bagi lingkungan dan generasi mendatang.
Upaya Pemulihan Ekosistem dan Keanekaragaman Hayati
Dalam aksi konservasi ini, Polda Jabar menaburkan benih tanaman endemik seperti saninten dan rotan di berbagai area Gunung Gede. Selain itu, penanaman tanaman produktif dan bunga edelweiss juga dilakukan di kaki gunung. Pelepasliaran burung elang ular bido turut menjadi bagian penting dari upaya menjaga keseimbangan ekosistem.
Proses penebaran benih menggunakan teknik shooting seeds, yang memungkinkan jangkauan area lereng curam yang sulit diakses. Metode ini memastikan benih dapat tersebar luas di lokasi-lokasi yang membutuhkan pemulihan ekosistem. Kegiatan ini menunjukkan inovasi dalam upaya pelestarian lingkungan.
Aksi pelestarian lingkungan di TNGGP ini merupakan wujud nyata komitmen Polda Jabar terhadap keberlanjutan alam. Melibatkan berbagai pihak, termasuk Bhayangkari dan masyarakat setempat, kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran kolektif. Tujuannya adalah untuk menjaga kelestarian alam dan lingkungan hidup untuk masa depan.
Pembangunan Fasilitas Pendukung Pendaki
Selain fokus pada konservasi ekosistem, ratusan anggota polisi juga turut membangun berbagai fasilitas pendukung untuk para pendaki. Pembangunan ini bertujuan untuk meningkatkan kenyamanan dan keamanan bagi mereka yang menjelajahi Gunung Gede. Fasilitas yang dibangun akan sangat bermanfaat bagi pengunjung.
Beberapa fasilitas yang akan dibangun di sejumlah titik jalur pendakian meliputi shelter, pos teduh, dan sarana sanitasi. Keberadaan fasilitas ini diharapkan dapat memberikan pengalaman mendaki yang lebih baik. Fasilitas pendukung ini juga penting untuk menjaga kebersihan dan kesehatan lingkungan di kawasan gunung.
Peningkatan fasilitas dasar ini merupakan bagian dari pilar revitalisasi lingkungan dalam kegiatan bertajuk “Satu Langkah untuk Alam, Seribu Manfaat untuk Negeri”. Dengan adanya fasilitas yang memadai, diharapkan lebih banyak masyarakat dapat menikmati keindahan Gunung Gede. Hal ini juga mendukung upaya pelestarian alam secara tidak langsung.
Komitmen Bersama untuk Kelestarian Lingkungan
Kapolres Cianjur AKBP Alexander Yurikho Hadi menegaskan bahwa kelestarian alam adalah tanggung jawab bersama. Hal ini demi keberlangsungan ekosistem untuk generasi mendatang. Pihaknya mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk ikut serta dalam aksi menjaga kelestarian alam dan lingkungan tempat tinggal.
Kegiatan yang berlangsung selama dua hari ini, termasuk menginap satu malam di alun-alun Suryakancana, mencerminkan dedikasi tinggi. Setelah pendakian, rombongan Kapolda bersama jajaran melanjutkan aksi konservasi sambil turun gunung. Ini menunjukkan bahwa upaya pelestarian dilakukan secara komprehensif dan berkelanjutan.
Melalui kegiatan ini, diharapkan tercipta kesadaran kolektif akan pentingnya menjaga ekosistem pegunungan. Sinergi antara Polri, pemerintah, dan masyarakat sangat diperlukan dalam merawat kekayaan alam Indonesia. Aksi ini menjadi contoh nyata bagaimana kolaborasi dapat menghasilkan dampak positif bagi lingkungan.
Sumber: AntaraNews