PNS Karawang Petinggi Indonesia Mercusuar Dunia Bakal Disanksi
BKPSDM Kabupaten Karawang Asep Aang Rahmatullah mengaku telah memanggil Juanda untuk dimintai keterangan atas keterlibatannya di kelompok King of The King. Juanda mengaku sebagai salah satu petinggi Indonesia Mercusuar Dunia (IMD).
Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Karawang Asep Aang Rahmatullah mengaku telah memanggil Juanda untuk dimintai keterangan atas keterlibatannya di kelompok King of The King. Juanda mengaku sebagai salah satu petinggi Indonesia Mercusuar Dunia (IMD).
Aang menjelaskan, Juanda merupakan Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemkab Karawang. Dia berdinas di Kecamatan Banyusari, jabatan Kasie Kesejahteraan Sosial, Golongan terakhir IV A.
"Kami sudah memanggil yang bersangkutan untuk dikonfirmasi dan diklarifikasi terkait aktivitasnya di King of The King dan Ketua Umum Indonesia Mercusuar Dunia ," kata Asep, saat ditemui di kantornya, Jumat (31/1).
Aang memastikan akan memberikan sanksi administratif pada ASN yang melanggar regulasi yang berlaku.
"Sanksi kepada yang bersangkutan merupakan sanksi administratif sesui undang-undang yang berlaku, selain pembinaan," tegasnya.
Selama menjabat Kasi Kesejahteraan Sosial, Juanda tidak pernah bermasalah dalam hal kinerja.
"Atasan yang bersangkutan menilai dalam kedinasan tidak ada masalah, "katanya.
Badan kepegawaian terus mengamati aktivitas Juanda dalam organisasi tersebut. Baik sebagai petinggi King of The King maupun IMD. Juanda sendiri mengakui bergabung dengan organisasi ini sejak 2014.
"Kami akan terus menggali keterlibatannya dalam organisasi tersebut," tegasnya.
Baca juga:
Jadi Ketua Ormas Indonesia Mercusuar Dunia, Juanda Siap Dipecat Sebagai ASN
Ketua Ormas Indonesia Mercusuar Dunia Merupakan ASN Pemkab Karawang
Said Aqil Kukuhkan Lembaga Persahabatan Ormas Keagamaan
Jadi Ketua LPOK, Said Aqil Harap Ormas Keagamaan Kerja Sama Perkuat Budaya Indonesia
Bertemu Ormas Islam, Mahfud MD Bahas Soal Khilafah
Mahfud MD: Malaikat Pun Tak Bisa Perpanjang Izin Kalau FPI Tak Meminta